Pengertian Ekonomi Beserta Prinsip-Prinsipnya

Selama pandemi, sektor ekonomi terbilang yang paling terdampak. Untuk itu, penting memahami pengertian ekonomi beserta prinsipnya agar menjadi bekal untuk bertahan di masa sulit.
Image title
6 Agustus 2021, 15:30
Pengertian Ekonomi perlu untuk dipahami oleh masyarakat. Selama pandemi, Ekonomi menjadi sektor paling terdampak baik bagi negara maupun kehidupan setiap individu. Untuk itu, penting untuk mengetahui apa sebenarnya ekonomi dan bagaimana prinsip-prinsipnya
123rf.com/Hyejin Kang
Ilustrasi penjelasan pengertian ekonomi beserta prinsip-prinsipnya.

Pengertian Ekonomi beserta prinsip-prinsipnya perlu untuk dipahami oleh masyarakat. Apalagi, selama pandemi, Ekonomi menjadi sektor paling terdampak baik bagi negara maupun kehidupan setiap individu. Untuk itu, penting untuk mengetahui apa sebenarnya ekonomi dan bagaimana prinsip-prinsipnya agar memiliki persiapan di kala mengahadapi situasi ekonomi yang tidak menentu seperti ini.

Ekonomi secara umum dikenal sebagai ilmu pengelolaan sumber daya. Mempelajari serta mengetahui seluk-beluk ekonomi tentu dapat menciptakan kesejahteraan secara lebih merata.

Dirangkum dari berbagai sumber, ekonomi juga bisa diartikan sebagai ilmu terkait perilaku serta tindakan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Dengan memahami tindakan dan perilaku tersebut membuat berbagai kegiatan bisa dijadikan solusi untuk memperoleh kesejahteraan hidup. Kebutuhan tersebut memunculkan tiga prinsip ekonomi, yakni produksi, distribusi, dan konsumsi.

Dari ketiga prinsip tersebut, akan terlihat bagaimana manusia bisa memanfaatkan modal, materi, maupun tenaga untuk mecapai kesejahteraan hidup.

Pengertian Ekonomi

Kendati banyak perbedaan pendapat mengenai pengertian ekonomi, namun pengertian tersebut, antara satu dengan lainnya saling terkait.

Menurut Abraham Maslow, ekonomi adalah salah satu bidang pengkajian yang berusaha menyelesaikan masalah asas kehidupan manusia dengan cara mempersatukan segala sumber ekonomi yang ada berdasarkan teori serta prinsip ekonomi yang dinilai efektif dan efisien.

Selain itu, pengertian ekonomi lainnya menurut para ahli adalah sebagai berikut:

  • Ibnu Kaldun

Sejarawan muslim dari Tunisia yang juga dikenal sebagai bapak pendiri ilmu historiografi, sosiologi dan ekonomi ini menyebut ekonomi sebagai ilmu yang positif dan normatif. Selain untuk memenuhi kebutuhan, mempelajari ekonomi juga sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat luas.

  • Paul A. Samuelson

Ekonom Amerika Serikat pertama pemenang Nobel Memorial Prize Ilmu Ekonomi ini menyimpulkan ekonomi sebagai cara-cara yang dilakukan manusia beserta kelompoknya untuk memanfaatkan sumber-sumber terbatas dan mendapat berbagai komoditi serta menyalurkannya untuk kemudian dikonsumsi oleh masyarakat.

  • Adam Smith

Ekonom lulusan Kirkcaldy High School ini menjelaskan pengertian ekonomi sebagai bentuk penyelidikan tentang suatu keadaan dan sebab adanya kekayaaan suatu negara.

  • Alfred Marshall

Salah satu ekonom berpengaruh sepanjang masa ini menganggap ekonomi adalah ilmu yang mempelajari tindakan manusia, baik secara perorangan maupun kelompok dan hubungannya dalam penggunaan barang-barang material.

Prinsip-Prinsip Ekonomi

Seperti yang sudah disebutkan di atas, ada 3 prinsip ekonomi, yaitu:

  1. Produksi

Kegiatan produksi merupakan suatu kegiatan yang bertujuan untu menghasilkan suatu barang dan jasa guna memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Dari hasil produksi akan melahirkan suatu produk. Produk inilah yang nantinya digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat atau konsumen.

Tujuan produksi, antara lain untuk memenuhi kebutuhan konsumen, memperoleh keuntungan sebesar-besarnya, menghasilkan barang setengah jadi untuk keperluan produksi selanjutnya, turut meningkatkan kemakmuran rakyat, mengurangi tingkat pengangguran, meningkatkan sumber devisa negara dengan produksi barang ekspor, dan masih banyak lagi.

Beberapa faktor yang memengaruhi produksi, di antaranya Sumber Daya Alam (SDA), Sumber Daya Manusia (SDM), dan Sumber Daya Modal.

2. Distribusi

Distribusi dapat disimpukan sebagai kegiatan menyebarakan produk baik berupa barang maupun jasa ke seluruh pasar. Proses distribusi mempertemukan produk maupun jasa hasil produksi kepada para konsumen. Distribusi punya peranan penting dalam hal menyediakan kebutuhan manusia.

Tujuan utama kegiatan distribusi adalah untuk memastikan hasil produksi berhasil diterima dengan baik oleh konsumen.

3. Konsumsi

Konsumsi merupakan kegiatan menggunakan barang dan jasa. Bagi para pegiat ekonomi, prinsip konsumen sering kali dijadikan sebagai indikator dari perekonomian secara menyeluruh. Prinsip ini juga disebut sebagai tujuan akhir dari suatu kegiatan ekonomi.

Pengertian Ekonomi Kreatif

Selain ekonomi secara umum, di era informasi ini masyarakat juga mulai mengenal istilah ekonomi kreatif, yaitu suatu konsep bidang perekonomian di era ekonomi yang baru dengan mengedepankan kreativitas dan informasi. Faktor utama dalam ekonomi kreatif  adalah ide-ide serta pengetahuan dari sumber daya manusia.

Mengutip UNCTAD, ekonomi kreatif merupakan suatu konsep yang mengutamakan kreativitas, ide, pengetahuan, serta teknologi untuk meningkatkan ekonomi, khususnya di bidang industri kreatif.

Dalam ekonomi kreatif, ada beberapa industri yang terhimpun di dalamnya, yaitu arsitektur, seni, kerajinan, desain, mode, periklanan, kerajinan, fashion, game, media, peneribitan, seni pertunjukan, percatakan, musik, software, riset dan pengembangan, serta penyiaran.

Ciri-Ciri Ekonomi Kreatif

1. Kreasi intelektual

Kreatifitas serta keahlian suatu sektor menjadi ciri utama dalam ekonomi kreatif dalam beroperasi.

2. Distribusi langsung dan tidak langsung

Distribusi langsung maupun tidak langsung pada dasarnya merujuk pada kebijakan perusahaan dan kebutuhan konsumen.

3. Mudah diganti

Kreasi dan inovasi harus fleksibel dan menerima perubahan agar tetap mudah mendapat tempat di pasar dan bermanfaat untuk konsumen.

4. Memerlukan kerja sama

Kerja sama sangat dibutuhkan dalam mengembangkan suatu ide. Hal tersebut guna memperlancar jalannya pengeksekusian ide.

5. Tidak punya batasan

Penciptaan produk ekonomi kreatif tidak memiliki batasan. Setiap inovasi dan kreasi akan selalu hadir seiring perkembang zaman.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait