Kegiatan Ekonomi, Bentuk dan Pelakunya

Kegiatan ekonomi dapat disimpulkan sebagai kegiatan yang dilakukan guna menunjang dan memenuhi kebutuhan hidup manusia. Karenanya, penting untuk menjaga siklus perputaran kegiatan ekonomi negara.
Image title
26 Agustus 2021, 16:29
Pasar menjadi salah satu distributor dalam kegiatan ekonomi.
Muhammad Zaenuddin|Katadata
Pasar menjadi salah satu distributor dalam kegiatan ekonomi.

Kegiatan ekonomi merupakan sesuatu yang harus tetap dijaga siklus perputarannya. Negara dengan kegitan ekonomi yang stabil dan sehat akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Sebaliknya, kegiatan ekonomi yang serampangan akan berakibat buruk pada kelangsungan hidup masyarakat.

Kegiatan ekonomi dapat disimpulkan sebagai kegiatan yang dilakukan untuk menunjang dan memenuhi kebutuhan hidup manusia. Kegiatan ekonomi tidak dapat berjalan sepenuhnya hanya dengan satu individu, melainkan perlu kerja sama antara beberapa pihak. Ada yang berlaku sebagai penjual dan pembeli.

Merujuk materi pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang diakses melalui laman sumber belajar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud), bentuk kegiatan ekonomi yang dilakukan manusia meliputi 3 kegiatan, yaitu produksi, distribusi, dan konsumsi.

Kegiatan Ekonomi Produksi

Produksi diartikan sebagai kegiatan ekonomi atau upaya yang dilakukan manusia guna menghasilkan atau menambah nilai guna suatu barang atau jasa. Orang atau sekelompok orang yang melakukan kegiatan produksi disebut sebagai produsen.

Adapun contoh kegiatan ekonomi produksi, antara lain menanam padi, menjahit kain menjadi pakaian yang layak pakai, penambangan emas, perkebunan teh, dan lain sebagainya.

Ada banyak tujuan suatu barang dan jasa tertentu diproduksi oleh produsen, seperti:

  • Memenuhi kebutuhan hidup manusia.
  • Memperoleh keuntungan atau laba produksi.
  • Menjaga kelangsungan hidup perusahaan.
  • Meningkatkan nilai mutu dan jumlah produksi.
  • Menggantikan barang yang rusak karena termakan usia atau situasi tertentu.

Berdasarkan bidang usahanya, kegiatan produksi dapat dikelompokkan menjadi 5, yaitu:

  • Bidang agraris

Agraris merupakan bidang produksi yang dilakukan untuk mengolah dan memelihara alam (hewan dan tanaman). Adapun contohnya, seperti peternakan, perkebunan, dan pertanian.

  • Bidang ekstraktif

Bidang ini merujuk pada produksi yang mengambil langsung hasil yang sudah disediakan alam tanpa melewati proses pengolahan lebih lanjut. Contoh produksi bidang ekstraktif, seperti perikanan dan pertambangan.

  • Bidang perdagangan

Di bidang perdagangan produksi dilakukan dengan mengumpulkan dan menjual kembali hasil produksi kepada yang membutuhkan guna memeroleh keuntungan. Contoh kegiatan produksi perdagangan, yaitu kios, toko, supermarket, minimarket, dan sebagainya.

  • Bidang industri

Produksi bidang industri dilakukan dengan mengolah bahan mentah menjadi barang jadi , barang mentah menjadi barang setengah jadi, atau barang setengah jadi menjadi barang jadi, seperti pengolahan benang menjadi kain.

  • Bidang jasa

Untuk bidang jasa, di tujukan pada prasarana yang  membantu memperlancar jalannya produksi tanpa terlibat secara langsung dalam proses pembuatan barang, seperti sekolah, rumah sakit, dan perbankan.

Ada beberapa faktor yang berperan memperlancar kegiatan ekonomi produksi, yaitu:

  • Alam

Faktor produksi alam merujuk pada segala sesuatu yang disediakan oleh alam, seperti tanah, hutan, laut, iklim, dan sebagainya.

  • Tenaga kerja

Produksi tenaga kerja merupakan faktor produksi berupa tenaga kerja manusia atau pekerja.

  • Modal

Faktor produksi modal yaitu semua hasil produksi berupa benda yang diciptakan untuk menghasilkan barang atau jasa lainnya.

  • Kewirausahaan

Faktor kewirausahaan merujuk pada kemampuan seseorang atau sekelompok orang untuk mengelola suatu usaha.

Kegiatan Ekonomi Distribusi

Setelah proses produksi dilakukan, selanjutnya barang akan dipasarkan lewat proses distribusi untuk bisa menjangaku konsumen yang membutuhkan. Pelaku distribusi disebut distributor. Contoh kegiatan ekonomi distribusi, seperti toko yang menjual kebutuhan bahan pokok (sembako), toko emas, dan lain sebagainya.

Kegiatan ekonomi distribusi dilakukan guna menjaga kelangsungan hidup kegiatan produksi, barang atau jasa yang telah diproduksi dapat dimanfaatkan oleh konsumen, dan memudahkan akses konsumen untuk menemukan barang atau jasa yang dibutuhkan.

Saluran distribusi dapat dibagi menjadi tiga, yakni distribusi langsung, distribusi semi langsung, dan distribusi tidak langsung.

  • Distribusi langsung

Distribusi langsung merupakan kegiatan ekonomi yang barang atau jasanya didistribusikan tanpa melalui perantara, dengan kata lain langsung dari produsen ke konsumen.

  • Distribusi semi langsung

Dalam distribusi semi langsung, barang atau jasa didistribusikan dari produsen ke konsumen lewat perantara pedagang yang merupakan bagian dari produsen.

  • Distribusi tidak langsung

Sistem distribusi ini dijalankan lewat produsen kepada konsumen melalui agen, grosir, makelar, komisioner, atau pedagang kecil, yang berperan sebagai perantara.

Kegiatan Ekonomi Konsumsi

Kegiatan ekonomi konsumsi dilakukan untuk memenuhi kebutuhan barang atau jasa demi kelangsungan hidup sehari-hari. Orang yang menerapkan perilaku konsumsi disebut sebagai konsumen. Adapun contoh kegiatan produksi, yakni membeli sembako, membeli pakaian, membeli rumah, kendaraan, dan sebagainya.

Kegiatan ekonomi konsumsi dilakukan untuk mengurangi nilai guna barang secara bertahap atau sekaligus, dan memuaskan kebutuhan jasmani maupun rohani.

Pelaku kegiatan konsumsi umumnya dibagi menjadi 3, yaitu rumah tangga, perusahaan, dan negara.

  • Pelaku konsumsi rumah tangga

Pelaku jenis ini melakuan kegiatan konsumsi untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, seperti makanan, pakaian, listrik, alat sekolah, dan masih banyak lagi.

  • Pelaku konsumsi perusahaan

Kegiatan konsumsi perusahan juga dilakuan untuk memproduksi barang atau jasa. Ketika melakukan kegiatan produksi, perusahaan memerlukan bahan baku, tenaga kerja, dan modal yang mana untuk memenuhinya dibutuhkan kegiatan konsumsi.

  • Pelaku konsumsi negara

Kegiatan konsumsi yang dilakukan oleh negara bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Ada beragam kegiatan konsumsi yang dilakukan negara, seperti pembangunan jalan, rumah susun, sekolah, membayar gaji pegawai, dan sebagainya.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait