5 Cara Menghilangkan Rasa Malas Agar Kembali Produktif

Malas merupakan kebiasaan yang tidak baik. Maka dari itu, sebaiknya kebiasaan ini dihilangkan. Berikut ini, cara menghilangkan rasa malas yang bisa Anda lakukan agar dapat kembali produktif.
Image title
22 Maret 2022, 07:03
5 Cara Menghilangkan Rasa Malas Agar Kembali Produktif
Unsplash/Annie Spratt
Ilustrasi seorang anak sedang belajar dengan penuh semangat

Bagaimana cara menghilangkan rasa malas? Pertanyaan tersebut biasanya dilontarkan oleh seseorang yang menyadari dirinya terlalu sering membuang-buang waktu, namun belum bisa keluar dari zona nyaman.

Malas merupakan sebuah kebiasaan yang kurang baik. Jika dibiarkan begitu saja, rasa malas bisa berdampak pada diri sendiri maupun orang lain. Rasa malah bisa menimbulkan beragam kerugian.

Sebagai contoh, seseorang yang malas bekerja. Maka ia akan mendapatkaan kerugian berupa tidak mendapatkan penghasilan. Jika hal ini terus menerus dilakukan, maka bisa menggangu kestabilan ekonomi di keluarganya.

Penyebab Malas yang Patut Diwaspadai

Rasa malas ternyata tidak muncul begitu saja. Dalam satupersen.net, setidaknya ada tiga hal yang menjadi penyebab malas. Berikut penjelasannya.

Advertisement

1. Rencana yang dibuat terlalu besar

Penyebab seseorang merasa malas yaitu karena rencana yang dibuat terlalu tinggi. Mengapa hal ini dapat menyebabkan malas? Karena umumnya saat Anda memiliki rencana besar, Anda haya fokus pada tujuan besarnya saja dan seringkali melupakan hal-hal penting yang ada didalamnya. Maka dari itu, Anda hanya terpaku pada hasil dan melupakan prosesnya.

Sebagai contoh, saat Anda sekolah dan ingin mendapatkan nilai 100. Maka umumnya Anda hanya akan fokus pada angka 100 saja dan melupakan proses untuk mendapatkan angka tersebut. Alhasil, Anda akan kesulitas untuk mencapai hal tersebut dan seringkali menyebabkan kejenuhan dalam meraih tujuan tersebut.

2. Berekspetasi segala hal akan berjalan sempurna

Dalam mencapai sebuah tujuan, kita pasti akan melalui proses yang panjang. Dan hasil yang didapat dari proses panjang itu tidak selamanya sempurna. Namun saat Anda terlalu berekspetasi segala hal berjalan dengan sempurna, pemikiran tersebut justru bisa membuat Anda menjadi pemalas.

Contohnya, ketika ulangan Anda berharap bisa mendapatkan nilai 100 dengan mudah. Namun ternyata, saat ulangan tiba Anda ternyata mendapatkan soal yang sangat sulit dan Anda hanya mendapatkan nilai 70 saja. Melihat kenyataan tersebut, membuat Anda malas belajar karena menganggap diri Anda tidak mampu.

3. Terlalu mendengarkan kritik orang lain

Terkadang kita memerlukan kritik dan saran dari orang lain agar bisa berkembang menjadi pribadi lebih baik lagi. Namun, jika terlalu sering mendengarkan kritik bisa menjadi penyebab malas.

Kritik yang membuat kita menjadi rendah diri dikenal dengan kritik yang tidak membangun. Sudah sepatutnya kita menghindari atau tidak perlu mendengarkan kritik-kritik seperti ini. Karena jika terlalu didengarkan, akan membuat diri kita tidak berkembang dan tidak bisa mencapai tujuan yang diimpikan.

Bagaimana Cara Mengatasi Rasa Malas?

Rasa malas jangan dibiarkan begitu saja. Upayakan diri kita untuk melawan rasa malas agar bisa menjadi lebih produktif. Menurut penjelasan di alodokter.com, berikut ini beberapa cara melawan rasa malas.

1. Melakukan aktivitas fisik

Rasa malas bisa muncul karena kita sulit mengatur fokus. Untuk mengembalikan fokus, Anda bisa mencoba melakukan aktivitas fisik di tengah-tengah kegiatan. Misalnya, jalan-jalan santai saat istirahat makan siang.

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa aktivitas fisik atau olahraga bisa membuat pikiran seseorang menjadi fokus. Dengan demikian, Anda menjadi lebih bersemangat dan rasa malas pun hilang. Tak hanya itu, olahraga juga bisa meningkatkan kemampuan konsentrasi jangka panjang.

2. Melakukan meditasi

Meditasi merupakan cara menghilangkan rasa malas yang bisa dilakukan dalam waktu yang relatif singkat. Anda bisa melakukan meditasi di waktu tertentu, misalnya di pagi hari atau saat sedang istirahat kerja. Meditasi dipercaya bisa membuat kita menjadi lebih konsentrasi.

Selain itu, meditasi juga membuat kita menjadi lebih tenang dan dapat mengelola emosi dengan baik. Salah satu teknik meditasi yang bisa Anda lakukan yaitu meditasi Kundalini.

3. Istirahat dengan cukup

Rasa malas tidak hanya dimiliki oleh mereka yang sudah bekerja. Rasa malas juga kerap kali dirasakan oleh para belajar. Salah satu cara agar tidak malas belajar yaitu dengan mencukupi kebutuhan istirahat.

Bagaimanapun tubuh manusia memerlukan waktu rehat agar bisa kembali normal. Maka dari itu, sangat penting bagi kita untuk menerapkan pola istirahat yang cukup yakni sekitar 7-9 jam per hari. Dengan mencukupi kebutuhan tidur atau istirahat, maka tubuh akan terasa lebih segar, tidak lelah, dan tidak malas untuk beraktivitas.

4. Menyalurkan hobi

Setiap orang mungkin memiliki kegemaran yang berbeda-beda. Aktivitas menyenangkan yang dilakukan di waktu luang secara terus menerus bisa disebut sebagai hobi. Lazimnya hobi memang dilakukan di waktu luang, namun untuk beberapa kasus menyalurkan hobi bisa menghilangkan rasa malas.

Dengan rutin melakukan hobi, maka kita akan merasa lebih bahagia, memiliki banyak motivasi, dan menikmati hidup. Maka dari itu, hobi bisa menjadi salah satu cara menghilangkan rasa malas.

5. Melawan rasa bosan

Cara menghilangkan malas selanjutnya yaitu melawan rasa bosan. Setiap orang pasti memiliki rasa bosan saat melakukan sesuatu. Perasaan tersebut dapat memicu malas yang membuat kita menjadi tidak produktif. Maka dari itu, agar tidak bermalas-malasan kita perlu melawan rasa bosen.

Setiap orang pasti memiliki cara tersendiri untuk melawan rasa bosan. Sebagai contoh, jika Anda bosan belajar dari rumah, cobalah untuk belajar di luar rumah atau belajar bersama teman. Dengan suasana yang baru, maka rasa bosan bisa hilang dan Anda terhindar dari kemalasan.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait