Sri Lanka menjadi negara pertama yang gagal membayar kewajiban ke pemegang obligasi asingnya tahun ini. Hampir 60% negara berpenghasilan rendah sedang mengalami kesulitan membayar utang.
Bukan karena kesulitan keuangan Rusia tidak bisa membayar utangnya sebesar US$ 100 juta. Menteri Keuangan Anton Siluanov mengatakan situasi ini bukan murni default, tapi seperti lelucon.
Meski menyandang predikat negara adidaya, ternyata Amerika Serikat (AS) terlilit utang lebih dari 28 trililun dollar AS atau melampaui Rp 400.000 triliun.
Siapa pun yang akan menjadi presiden, agaknya akan sulit menghindari utang. Persoalannya, anggaran negara tidak imbang antara penerimaan dan pengeluaran.