Mobil Listrik Wuling Sudah Dipesan 1.500 Unit, Harga Mulai Rp238 Juta

Air EV diproduksi oleh pabrik Wuling Motor di Cikarang dengan tingkat kandungan dalam negeri atau TKDN mencapai 40%.
Andi M. Arief
11 Agustus 2022, 17:43
Wuling Air EV
Andi M. Arief/Katadata
Wuling Air EV

PT SGMW Motor Indonesia atau Wuling Motors telah resmi memasarkan Air Electric Vehicle (Air EV) secara global. Kendaraan listrik tersebut dijual senilai Rp 238 juta untuk Air EV dengan jarak tempuh standar dan Rp 295 juta untuk Air EV dengan kapasitas jarak tempuh lebih panjang.

Brand & Marketing Directors Wuling Motors Dian Asmahani mengatakan Wuling Motors telah melakukan pre-booking terhadap penjualan Air EV tersebut. Hingga 10 Agustus 2022, lebih dari 1.500 pesanan awal telah diterima Wuling Motors.

"Pengiriman bertahap, tapi kemungkinan akan dimulai pada akhir Agustus 2022 atau September 2022. Rencana ekspor pasti ada, tapi kami masih fokus ke pasar domestik. Yang jelas, permintaan Air EV dari luar Indonesia itu banyak," kata Dian di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022, Kamis (11/8).

Dian mengatakan target pasar Air EV adalah konsumen yang membutuhkan solusi mobilitas perkotaan ramah lingkungan, seperti ibu rumah tangga maupun pekerja kantoran. Sejauh ini, Dian mengatakan konsumen yang memesan Air EV berada di kota-kota besar, seperti Jakarta dan Surabaya.

Dian mengatakan Air EV diproduksi oleh pabrik Wuling Motor di Cikarang dengan tingkat kandungan dalam negeri atau TKDN mencapai 40%. Menurutnya, komponen EV yang dipasok dari dalam negeri bukan baterai.

Artinya, Air EV menjadi EV berbasis baterai dengan harga yang paling murah di dalam negeri. Dian menilai hal tersebut dimungkinkan dengan penggunaan platform mobil listrik yang digunakan WUling Motors, yakni Global Small Electric Vehicle atau GSEV.

"Wuling termasuk salah satu pemain besar untuk EV secara global dengan platform GSEV-nya. Itu yang membuat kami bisa membuat harga Air EV lebih kompetitif untuk konsumen di Indonesia. Selain itu, dengan ini kami bisa mendukung program pemerintah untuk program percepatan kendaraan listrik di Indonesia," kata Dian.

Dian mengatakan TKDN Air EV dapat lebih tinggi jika baterai EV telah diproduksi di dalam negeri. Menurutnya, Wuling Motors telah melakukan penjajakan awal dengan beberapa produsen baterai EV yang berniat melakukan investasi fasilitas produksi baterai EV di dalam negeri.

Berdasarkan catatan Katadata, sejauh ini, produsen baterai EV di dalam negeri adalah LG Chemical dan Contemporary Amperex Technology Co., Limited (CATL)

Secara sederhana, Air EV memiliki kapasitas angkut empat orang dengan dimensi panjang 2.974 mm, lebar 1.505 mm, dan tinggi 1.631 mm. Artinya, Air EV memiliki ukuran yang relatif kecil dan tidak memakan banyak tempat.

Bobot Air EV hanya sekitar 1.160 kilogram (Kg) dan dapat melaju hingga 100 kilometer (Km) per jam. Wuling Motor menjual dua varian Air EV di dalam negeri, yakni jarak standar atau 200 Km dengan kapasitas baterai 18 kilowatt hour (KWh) dan jarak panjang atau 300 km dengan kapasitas baterai 26,5 KWh.

Konsumen harus memiliki daya listrik rumah tangga setidaknya 2.200 watt agar bisa mengisi daya Air EV. Waktu pengisian daya bervariasi tergantung besar daya yang digunakan. Untuk simulasi, daya sebesar 2,2 KW akan memakan waktu 8,5-11 jam untuk mengisi daya Air EV dari 20% menjadi 100%, sedangkan daya sebesar 6,6 KW hanya membutuhkan waktu 4 jam.

Konsumen yang ingin membeli Air EV saat ini harus masuk dalam waktu tunggu atau inden. Namun demikian, Dian belum bisa memastikan waktu inden yang harus diterima konsumen dalam membeli Air EV saat ini.

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sebelumnya telah meminta agar Wuling Motors memproduksi Air EV sebanyak 10.000 unit hingga akhir 2022. Sebagai informasi, pabrik produksi Wuling Motors di Cikarang memiliki kapasitas produksi maksimal hingga 120.000 unit per tahun atau 10.000 unit per bulan.

Dian mengaku telah mengalokasikan sebagian kapasitas produksi pabrik di Cikarang untuk memproduksi Air EV. Namun demikian, Dian mengatakan Wuling Motors masih akan melihat animo pasar terhadap Air EV sebelum menetapkan alokasi produksi Air EV di pabrik.

Advertisement

 Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo), penjualan Wuling mencapai 1,24 juta unit pada Juni 2022. Alhasil, penjualan Wuling mencapai 11,26 unit semester pertama tahun ini.

Reporter: Andi M. Arief
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait