Poltracking: Dukungan Gerindra dan PKB Tidak Solid untuk Gus Ipul-Puti

Hanya 37,7% warga Nahdliyin memilih pasangan Gus Ipul – Puti Guntur.
Yuliawati
19 Maret 2018, 13:11
Cagub Saifullah Yusuf - Puti Guntur Soekarno
ANTARA FOTO/Zabur Karuru
Bakal calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (kanan)-Puti Guntur Soekarno (kedua kiri) mengepalkan tangan saat mendaftar di Kantor PDI Jawa Timur, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (10/1).

Survei Poltracking Indonesia menunjukkan elektabilitas calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak sebesar 42,4%, unggul dari pasangan Saifullah Yusuf- Puti Guntur Soekarno (35,8%), dengan undecided voters (21,8%). Survei menyebutkan pemilih dari partai pendukung Gus Ipul-Puti yakni Partai Kebangkitan Bangsa dan Gerindra tidak solid mendukung keduanya bila diadakan pemilihan gubernur Jawa Timur dalam periode survei 6-11 Maret 2018.

“Terjadi anomali (split-ticket voting) peta persebaran suara pasangan Gus Ipul – Puti Guntur berdasarkan basis politiknya,” kata Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda dalam siaran pers, Senin (19/3).

(Baca juga: Palagan Terakhir Khofifah di Pilgub Jatim)

Hanta mengatakan responden berasal dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang notabene partai pengusung utama Gus Ipul-Puti justru mayoritas (50,5%) memilih pasangan Khofifah-Emil. Hal yang sama terjadi dengan pemilih Gerindra – partai yang juga mengusung Gus Ipul dan Puti – sebagian besar pemilihnya yakni 52,2% justru memilih pasangan Khofifah-Emil.

Advertisement

“Sementara itu, pemilih partai-partai yang mengusung pasangan Khofifah-–Emil terlihat solid dengan rata-rata 60% pemilihnya juga mendukung pasangan terkait,” kata Hanta.

Survei juga menunjukkan dari 54,9% responden yang menyatakan warga Nahdliyin yang berkorelasi dengan PKB, sebanyak 45,3% memilih pasangan Khofifah – Emil. Sementara, hanya 37,7% warga Nahdliyin memilih pasangan Gus Ipul – Puti Guntur.

Pendukung utama Gus Ipul-Puti dalam Pilgub Jatim yakni PKB, Gerindra, PKS dan PDIP. Sementara Khofifah - Emil di antaranya diusung oleh Demokrat, Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN).
Dalam pemilihan gubernur Jawa Timur kedua pasangan kandidat akan memperebutkan suara dari 30,6 juta pemilih tetap pada Juni nanti. Jumlah pemilih di Jawa Timur merupakan yang terbesar kedua setelah Jawa Barat (33 juta pemilih).

(Baca juga: PDIP dan Gerindra Bakal Kerja Sama Usung Gus Ipul-Puti di Pilgub Jatim)

Sementara itu berdasarkan peta geografis,  Khofifah-Emil unggul di empat dari lima wilayah Jawa Timur, namun kandas di wilayah Tapal Kuda yang terdiri dari beberapa kabupaten dan kota yang terkenal dari kalangan kaum santri.

Khofifah – Emil unggul signifikan di empat wilayah, yakni: Arek (46.6%), Madura (47.2%), Mataraman (41.8%), dan Mataraman Pesisir (47.9%). “Gus Ipul – Puti Guntur unggul di wilayah Tapal Kuda sebesar 54.5%,” kata Hanta.

Adapun berdasarkan gender, pasangan Khofifah– Emil cenderung didukung kaum perempuan, sementara Gus Ipul-Puti dudukung para pria. Adapun berdasarkan basis agama dan kulturalnya, para responden yang mayotitas Bergama Islam cenderung memilih Khofifah-Emil.

Survei yang diadakan Poltracking Indonesia ini melibatkan 1.200 responden yang tersebar di 29 kabupaten dan sembilan kota di Jawa Timur. Survei menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan margin of error 2,83% serta tingkat kepercayaan 95%. . 

    News Alert

    Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

    Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
    Video Pilihan

    Artikel Terkait