Sambut Ramadan di Tengah Corona, E-Commerce Tawarkan Sejumlah Program

Menyambut momen Ramadan, sejumlah e-commerce siapkan program, seperti pemberian diskon, gratis ongkos kirim, hingga program donasi.
Image title
31 Maret 2020, 07:17
Ilustrasi, aktivitas belanja menggunakan e-commerce. Menyambut momen Ramadan, sejumlah e-commerce menyiapkan berbagai program, di antaranya pemberian diskon, gratis ongkos kirim hingga program donasi.
Donang Wahyu|KATADATA
Ilustrasi, aktivitas belanja menggunakan e-commerce. Menyambut momen Ramadan, sejumlah e-commerce menyiapkan berbagai program, di antaranya pemberian diskon, gratis ongkos kirim hingga program donasi.

Menyambut momen Ramadan, sejumlah perusahaan e-commerce seperti Tokopedia, Bukalapak, dan Blibli menyiapkan sejumlah strategi.

Head of Corporate Communications Bukalapak Intan Wibisono mengungkapkan, menyambut Ramadan, Bukalapak menyiapkan sejumlah penawaran seperti diskon besar dari official brand, gratis ongkos kirim, memberikan voucher cashback 20% dan membagikan sejumlah produk gratis.

Untuk menjamin keamanan konsumen selama pandemi corona, Bukalapak juga menyiapkan sejumlah strategi. "Salah satunya, kami memastikan mitra logistik kami melakukan pengiriman yang aman tanpa kontak langsung (contactless shopping) secara gratis," ujar Intan, kepada Katadata.co.id, Jumat (27/3).

Ia menambahkan, Bukalapak juga melakukan kerjasama dengan berbagai mitra bisnis untuk menjaga pasokan produk kebutuhan pokok dan kesehatan selama masa Ramadan, serta memastikan konsumen dapat membeli dengan harga yang wajar.

Advertisement

(Baca: Tiga E-commerce Besar Panen Pengguna dan Transaksi saat Pandemi Corona)

"Kami juga secara tegas melakukan takedown terhadap produk dengan harga tidak wajar ataupun produk kesehatan yang dilarang beredar oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM ), serta melakukan pengusutan pelaku," ujar Intan.

Perusahaan, menurut Intan, juga bakal mengedukasi para mitra penjual di platformnya untuk tetap bisa berjualan online secara aman dan memastikan konsumen mendapatkan informasi yang akurat melalui fitur Pantau Corona di platformnya.

Selain Bukalapak, Blibli juga memiliki sejumlah program selama Ramadan hingga Idul Fitri. Vice President of Public Relations Blibli Yolanda Nainggolan mengatakan, program yang disediakan antara lain, pemberian diskon produk hingga 90% dan program donasi selama Ramadan.

Sama seperti Bukalapak, Blibli juga menerapkan contactless shipping guna mengurangi kontak langsung antara mitra kurir dan pelanggan, demi mencegah penyebaran virus corona.

"Tanda tangan elektronik yang seharusnya dilakukan saat pelanggan menerima paket pun telah diganti dengan pengambilan foto oleh kurir," ujar Yolanda.

Ia melanjutkan, perusahaan juga menjamin kebersihan dan kesehatan kurir dengan mewajibkan penggunaan masker dan sarung tangan saat bertugas.

(Baca: Jadi Mitra Kartu Prakerja, Tokopedia dan Bukapak Siapkan Fitur Khusus)

Sementara, Tokopedia menyambut Ramadan dengan memberikan program bebas ongkos kirim, agar konsumen bisa membeli produk sesuai kebutuhan tanpa harus keluar rumah.

"Kami juga mengimbau konsumen untuk bertransaksi menggunakan uang elektronik untuk mengurangi penggunaan uang tunai demi mencegah perpindahan virus atau bakteri," ujar VP of Corporate Communications Tokopedia Nuraini Razak.

Menyambut Ramadan, menurut Nuraini, Tokopedia telah memastikan kebersihan pengiriman barang oleh sejumlah mitra logistik seperti SiCepat, AnterAja, JNE, Tiki, J&T, Lion Parcel, Ninja Xpress, Rex dan Wahana.

Nuraini mengatakan, perusahaan juga menghimbau mitra kurirnya untuk menyemprotkan disinfektan ke semua paket dan area sortir. Ia melanjutkan, setiap gerai logistik juga dilengkapi dengan cairan antiseptik.

Selain itu, perusahaan juga menghimbau para mitra kurirnya untuk melakukan pengecekan suhu secara berkala. "Saat mengantar paket, kurir dilengkapi masker dan sarung tangan," ujar Nuraini kepada Katadata.co.id, Jumat (27/3).

Di tengah pandemi corona ini, Nuraini menyebut, berbelanja lewat portal e-commerce bisa menjadi alternatif untuk mengurangi risiko penyebaran virus di tempat ramai sekaligus mendorong bisnis lokal terus beroperasi secara online.

(Baca: Beberapa E-Commerce Batasi Pembelian Sembako dan Alat Kesehatan)

Reporter: Cindy Mutia Annur
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait