Ada Pandemi Corona, Pemerintah Jamin Stok Pangan Cukup Jelang Ramadan

Pemerintah memastikan stok pangan aman menjelang Ramadan dan Lebaran meski ada pademi corona.
Image title
2 April 2020, 15:17
pangan, bahan pokok, pandemi corona, virus corona, ramadan, lebaran, harga pangan, harga bahan pokokpangan, bahan pokok, pandemi corona, virus corona, ramadan, lebaran, harga pangan, harga bahan pokok
ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Ilustasi. Stok jagung, bawang merah, cabai besar, cabai rawit, daging ayam, telur ayam, dan minyak goreng diperkirakan cukup hingga Ramadan dan Lebaran meski ada pandemi corona.

Pemerintah menjamin ketersediaan 11 komoditas utama bahan pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Hal ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk menjaga stok dan ketersediaan, pasokan, distribusi, dan stabilitas harga bahan pokok di tengah pandemi corona.

“Seluruh pangan dilihat jumlah, harga, dan kualitasnya. Selain itu, distribusi logistik juga diperhatikan agar tetap berjalan aman sampai lebaran nanti,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat mengumumkan hasil rapat terbatas kabinet tentang persiapan Ramadan dan Idulfitri 1441 H, Kamis (2/4). 

Airlangga menjelaskan, stok beras akan mencukupi untuk kebutuhan konsumsi hingga Lebaran. Stok ini akan dipenuhi dari hasil panen raya pada April, Mei, dan Juni.

Stok jagung, bawang merah, cabai besar, cabai rawit, daging ayam, telur ayam, dan minyak goreng juga diperkirakan memadai. “Kita punya stok yang cukup,” ujar dia. 

(Baca: Bulog Pastikan Distribusi Beras Tak Terhambat Pandemi Corona)

Khusus bawang putih, pemerintah telah memberikan persetujuan impor yang diperkirakan masuk pada bulan ini. Demikian pula untuk ketersediaan daging sapi/kerbau dan gula pasir.

Sementara untuk gula pasir, pemerintah telah melakukan operasi pasar dengan mengalihkan stok di sejumlah daerah. Penyediaan gula dari ex-Dumai sebanyak 20 ribu ton, ex-Lampung sebanyak 33 ribu ton, dan ex-industri rafinasi untuk makanan dan minuman sebanyak 250 ribu ton. 

Dari sektor gula untuk makanan dan minuman tersebut, gula pasir telah didistribusikan ke Banten, Jabodetabek, Sumatera Utara, Banjarmasin, Samarinda, Makassar, Kalimantan Timur, Bengkulu, Jambi, Lampung, dan Jawa Timur pada 31 Maret lalu.

(Baca: Jokowi Putuskan Tak Larang Mudik Lebaran, Syaratnya Diisolasi 14 Hari)

Airlangga pun mencatat, harga rata-rata sejumlah komoditas pada 1 April 2020 sebagai berikut:

• Beras medium = Rp12.000,- per kilogram

• Beras premium = Rp12.750,- per kilogram

• Gula pasir = Rp18.000,- per kilogram 

• Daging sapi = Rp117.700,- per kilogram 

• Cabai rawit = Rp43.100,- per kilogram 

• Cabai merah = Rp32.800,- per kilogram  

• Bawang merah = Rp41.250,- per kilogram 

• Bawang putih = Rp45.200,- per kilogram

• Minyak goreng curah = Rp12.250,- per liter 

• Minyak goreng kemasan = Rp14.700,- per liter

• Daging ayam ras = Rp31.050 per kilogram 

• Telur ayam ras = Rp26.100 per kilogram

Reporter: Rizky Alika
Editor: Agustiyanti
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait