Korban Tewas Virus Corona 3.200, Kasus di Iran & Korsel Terus Menanjak

Jumlah kasus dan kematian menurun di Tiongkok tetapi melonjak di negara dan wilayah lain, terutama di Iran dan Korea Selatan.
Image title
4 Maret 2020, 11:21
SIMULASI PENANGANAN VIRUS CORONA
ANTARA FOTO/Aji Styawan
Ilustrasi. Total kasus infeksi virus corona di seluruh dunia mencapai 92 ribu.

Total kematian akibat virus corona telah mencapai lebih dari 3.200 orang dengan jumlah kasus kini mencapai 92 ribu. Jumlah kasus dan kematian menurun di Tiongkok tetapi melonjak di negara dan wilayah lain, terutama di Iran dan Korea Selatan.

Dikutip dari CNN, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea Selatan atau KCDC melaporkan pada Rabu (4/3) terdapat total 516 kasus baru infeksi virus corona. Total kasus covid-19 di negeri gingseng itu kini mencapai 5.328.

Adapun di antara 516 kasus baru, 405 berasal dari Daegu, pusat penyebaran virus corona di negara KPOP tersebut. Secara total, 4.006 kasus berasal dari kota tersebut, sebagian besar terkait dengan Gereja Shincheonji.

KCDC juga mengonformasi satu kematian baru akibat virus corona, sehingga total korban tewas mencapai 32 orang.

Sementara itu, Otoritas Kesehatan Iran mencatat jumlah kasus positif virus corona mencapai 2.336, melonjak hanya dalam satu pekan dari sebelumnya di bawah 100 kasus.

Wakil Menteri Kesehatan Alireza Raisi mengatakan sebanyak 77 orang meninggal akibat covid-19.

(Baca: WHO Peringatkan Kekurangan Pasokan Alat Medis Hadapi Virus Corona)

Juru bicara Peradilan Gholamhossein Esmaili menyebut pemerintah untuk sementara waktu akan membebaskan lebih dari 54 ribu tahanan dalam upaya mencegah penyebaran virus corona.

Sebanyak 23 anggota parlemen atau 8% dari seluruh anggota positif virus corona. Negara Timur Tengah ini pada Senin (2/3) telah mendapat kiriman bantuan dari WHO, antara lain 8 ton alat tes yang memungkinkan untuk menguji 100 ribu orang.

Jumlah pasien positif covid-19 di AS juga meningkat menjadi 125 kasus, dengan kematian mencapai 9 orang.

Di sisi lain, jumlah kasus da kematian di Tiongkok kian menurun. Dikutip dari Reuters, Tiongkok kemarin menutup rumah sakit darurat pertamanya, salah satu dari 16 rumah sakit yang dibangun dengan cepat untuk menangani epidemi tersebut.

(Baca: Virus Corona Merebak, Bagaimana Tingkat Kesembuhannya?)

Penutupan dilakukan setelah mengeluarkan pasien terakhir dirumah sakit tersebut yang dinyatakan sembuh.

Berdasarkan data worldometers, Kasus baru di Tiongkok bertambah 119 menjadi 80.2770 kasus. Total kematian bertambah 38 orang menjadi 27.405 orang.

Namun, jumlah pasien yang berhasil sembuh mencapai 49.884, meningkat dari posisi kemarin sekitar 48 ribu kasus.

Jumlah pasien yang sembuh di berbagai negara yang terinfeksi virus corona juga lebih banyak dibandingkan yang meninggal dunia, seperti terlihat dalam databoks di bawah ini. 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait