Pemerintah akan Investasi ke Obligasi & Saham untuk Menolong Industri

Agatha Olivia Victoria
3 Juni 2020, 13:34
menteri keuangan sri mulyani, sri mulyani, investasi pemerintah, pandemi corona
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Menkeu Sri Mulyani Indrawati menerbitkan aturan Nomor 53 Tahun 2020 tentang Tata Cara Investasi Pemerintah .

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menerbitkan aturan teknis terkait investasi pemerintah. Melalui aturan tersebut, pemerintah dapat menempatkan investasi dalam bentuk saham, surat utang, dan/atau investasi langsung yang bersifat nonpermanen.

Peraturan Menteri Keuangan Nomor 53 Tahun 2020 tentang Tata Cara Investasi Pemerintah ini  merupakan turunan dari Peraturan Pemerintah Nomor 63 tahun 2019 tentang Investasi Pemerintah.

Advertisement

Mengutip akun twitter resmi Kementerian Keuangan, investasi ini akan menjadi upaya pemerintah untuk memulihkan indutri yang terdampak pandemi Covid-19. Ini merupakan bagian dari upaya penyelamatan ekonomi nasional.

Investasi pemerintah yang dimaksud, berupa saham, surat utang, dan/ atau investasi langsung yang bersifat non-permanen. Investasi dilakukan pemerintah guna memperoleh manfaat ekonomi, sosial, atau manfaat lainnya.

(Baca: Jokowi Berharap Pertumbuhan Ekonomi RI Tak Sampai Minus )

Adapun sumber investasi dapat berasal dari APBN, imbal hasil, pendapatan dari layanan usaha, hibah, atau sumber lain yang sah dikelola pemerintah.

Dana APBN yang dimaksudkan sebagai sumber investasi dapat berupa endownment fund atau dana investasi pemerintah. Sedangkan sumber lain yang sah antara lain dapat berupa dana yang dikelola Badan Layanan Umum, dana yang diperoleh sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, dana yang diperoleh berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap, atau dana yang termasuk dana dan/ atau aset keuangan pihak lain.

Halaman:
Reporter: Agatha Olivia Victoria
Editor: Agustiyanti
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.

Artikel Terkait

Advertisement