Bertambah 82 Kasus, Pasien Positif Corona RI Melonjak Jadi 309 Orang

Kasus positif corona paling banyak terjadi di DKI Jakarta yakni 210 orang.
Ameidyo Daud Nasution
19 Maret 2020, 15:59
Virus corona, pasien corona, yurianto
ANTARA FOTO/Zabur Karuru/pd
Petugas kesehatan di ruang isolasi di Rumah Sakit Pelindo Husada Citra (PHC), Surabaya, Jawa Timur, Jumat (13/3/2020). Jumlah pasin positif virus corona hingga Kamis (19/3) mencapai 309 orang.

Pemerintah kembali mengumumkan tambahan pasien positif virus corona Covid-19 pada hari Kamis (19/3). Jumlah kasus baru yang dilaporkan naik 82 orang, sehingga total 309 orang terinfeksi virus ini.

Juru bicara nasional penanganan virus corona Achmad Yurianto mengatakan data dikumpulkan dari Rabu (18/3) pukul 12.00 WIB hingga Kamis (19/3) pukul 12.00 WIB. Angka tambahan harian ini lebih besar dari pengumuman kemarin yakni 55 pasien baru.

“Ada beberapa kasus yang bisa kami konfirmasi hari ini,” kata dia di Gedung Badan nasional Penanggulangan Bencana, Kamis (19/3).

(Baca: Pasien Corona yang Sembuh di RS Persahabatan Bertambah jadi 9 Orang)

Advertisement

Dia memerinci, kasus paling besar terjadi di DKI Jakarta yakni 210 orang. Berikutnya adalah Banten (27), Jawa Barat (26), Jawa Tengah (12), Jawa Timur (9), Yogyakarta (5), Kalimantan Timur (3), Sulawesi Tenggara (3), Kepulauan riau (3), Sulawesi Selatan (2), Riau (2), Sumatera Utara (2), Kalimantan barat (2), Sulawesi utara (1), dan Lampung (1), dan Bali (1).

“DKI ada tambahan 52 pasien sehingga jadi 210 orang,” kata Yuranto.

Dari total 309 pasein, ada 25 dinyatakan meninggal dunia dan sembuh sebanyak 15 orang. Pasien yang meninggal terbanyak berada di Ibu Kota yakni 17 orang. Yurianto mengatakan rentang usia pasien meninggal berada di usia 45 hingga 65 tahun.

“Angka ini memang tinggi namun dinamis. Mudah-mudahan tidak meningkat lagi,” ujar Yurianto.

 (Baca: Kasus Corona Tersebar di 118 Kelurahan di Jakarta, 15 Orang Meninggal)

 

 

 

 

Reporter: Dimas Jarot Bayu
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait