Lima Provinsi RI dengan Rasio Tes Corona Tinggi, Jakarta Posisi Satu

Jawa Barat memiliki rasio tes corona terendah di Pulau Jawa
Ameidyo Daud Nasution
7 Juli 2020, 18:43
Petugas Puskesmas Kecamatan Gambir melakukan tes usap (swab test) ke pedagang di Pasar Thomas, Jakarta, Rabu (17/6/2020). Pemeriksaan tes usap di sejumlah pasar secara langsung tersebut dilakukan guna memutus rantai penularan COVID-19.
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.
Tes usap (swab test) ke pedagang di Pasar Thomas, Jakarta, Rabu (17/6/2020). Jumlah tes corona di DKI Jakarta hingga 6 Juni lalu terbanyak di Indonesia.

Pemerintah melaporkan ada lima daerah di Indonesia dengan rasio tes virus corona paling tinggi hingga saat ini. Provinsi DKI Jakarta merupakan wilayah dengan uji spesimen terbanyak yakni 26.527 per satu juta penduduk.

Di bawah DKI ada Sumatera Barat dengan jumlah 9.124 per sejuta penduduk. Berikutnya Provinsi Bali sebanyak 8.870 tiap satu juta populasi. Setelah itu ada Sulawesi Selatan yakni 6.288 tes tiap satu juta penduduk dan Papua yakni 5.440 tiap satu juta orang.

Lima provinsi tersebut juga memiliki rasio tes di atas angka nasional yakni 3.394 per sejuta penduduk. “Angka ini rata-rata nasional namun lima provinsi cukup tinggi,” kata juru bicara nasional penanganan corona Achmad Yurianto saat konferensi pers di Gedung BNPB, Jakarta, Selasa (7/7).

(Baca: Angka Corona RI Meningkat 1.268 Kasus, 71% Berasal dari Lima Provinsi)

Advertisement

Adapun hingga hari ini uji spesimen Covid-19 bertambah 17.816 menjadi 947.054 sampel. Angka ini terdiri dari pemeriksaan polymerase chain reaction sebanyak 922.478 sampel dan melalui tes cepat molekuler yakni 23.576 spesimen. “Dari pemeriksaan tambahan konfirmasi Covid-19 1.268 orang,” kata Yurianto.

Dari data Kementerian Kesehatan, jumlah uji spesimen yang dilaporkan DKI Jakarta hingga 6 Juni lalu mencapai 282.381 spesimen.  Sedangkan angka serta rasio tes corona di Jambi merupakan yang terkecil di Indonesia. Hingga empat hari lalu hanya 330 tes polymerase chain reaction (PCR) yang dilakukan provinsi tersebut atau 90 per sejuta penduduk.

Adapun Jawa Barat menjadi wilayah dengan rasio tes corona terkecil di Pulau Jawa dengan jumlah 1.736 sampel. Provinsi tersebut baru melakukan 86.685 tes meski memiliki 49,9 juta penduduk.

Setelah Jabar, ada Jateng dengan uji corona sebanyak 1.777 spesimen. Angka tes di provinsi tersebut baru  62.086 sampel meski memiliki 34,9 juta populasi. Adapun persentase uji spesimen di Jawa Timur hanya 1.877 per satu juta penduduk. Jatim baru menjalankan 74.852 tes kepada 39,8 juta penduduknya.

(Baca: Kementan: Produk Antivirus Corona Akan Diproduksi Massal oleh Swasta)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait