Mantan KSAD Wismoyo Arismunandar Wafat, Pernah Pimpin Kopassus & KONI

Wismoyo yang merupakan ipar Presiden Soeharto tersebut akan dimakamkan di Astana Giribangun, Karanganyar, Jawa Tengah.
Ameidyo Daud Nasution
28 Januari 2021, 10:19
wismoyo arismunandar, TNI, olahraga
Katadata
Mantan KSAD Jenderal TNI (Purn) Wismoyo Arismunandar meninggal dunia pada Kamis (28/1). (Foto: Instagram Penerangan Kopassus).

Berita duka cita datang dari lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat. Mantan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI (Purn) Wismoyo Arismunandar meninggal dunia pada hari Kamis (28/1) pagi.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Nefra Firdaus mengatakan tokoh berusia 80 tahun itu berpulang usai dirawat di Rumah Sakit Pondok Indah.

“Kami menyampaikan berita duka cita. Telah meninggal dunia Jenderal TNI (Purn) Wismoyo Arismunandar pada jam 04.29 di RS Pondok Indah karena sakit," kata Nefra dikutip dari Antara, Kamis (28/1).

Wismoyo yang juga merupakan ipar Presiden Soeharto tersebut akan dimakamkan di Astana Giribangun, Karanganyar, Jawa Tengah. Jenazah disemayamkan di rumah duka, Jalan Gempol, Bambu Apus, Jakarta Timur.

Advertisement

Adapun pelepasan akan dilakukan secara militer dan dipimpin KSAD Jenderal TNI Andhika Perkasa. “Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT,” kata Nefra.

Wismoyo yang lahir di Bondowoso, 10 Februari 1940 ini menamatkan pendidikannya di Akadaemi Militer (Akmil) pada 1963. Ia langsung meniti karir di infanteri Angkatan Darat hingga menjabat sebagai Komandan Grup I Komando Pasukan Sandi Yudha (Kopassandha), cikal bakal Kopassus, pada 1978.

Karirnya di pasukan khusus tersebut semakin menanjak hingga menjadi Wakil Komandan pada 1982 dan akhirnya jadi Komandan Jenderal (Danjen) Kopassandha pada 1983 hingga 1985.

Lepas darti Kopassandha, Wismoyo menjalani karir teritorial dengan menjadi Kasdam IX Udayana (1985-1987), Pangdam VIII Trikora (1987-1988), dan Pangdam IV/Diponegoro pada 1988-1990.

Ia lalu kembali ditarik ke pusat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategi (Pangkostrad) hingga tahun 1992 sebelum menjadi Wakil KASAD setahun kemudian.

Puncaknya, Wismoyo memimpin Angkatan Darat pada 1993 sampai dengan 1995. Ia menggantikan Jenderal Edi Sudrajat yang menjadi Panglima TNI.

Dikutip dari sejumlah pemberitaan, ia sempat digadang memimpin ABRI, namun ia banting setir pada 1995 dengan menjadi Ketua Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Pusat selama dua periode sampai 2003.

Di posisinya ini, Wismoyo mengantarkan Indonesia menjadi juara umum Southeast Asian Games (Seagames) 1997 yang digelar di Jakarta dengan raihan 410 medali.

 

Reporter: Antara
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait