Luncurkan Program Talenta, BSI Targetkan Cetak 5 Ribu Pengusaha Muda

Pengusaha dengan pengembangan bisnis paling menarik akan mendapatkan pembiayaan dari Bank Syariah Indonesia. BSI telah menyalurkan pembiayaan Rp 38 truiliun untuk segmen UMKM
Image title
19 Januari 2022, 21:14
bank syariah indonesia, bsi, bank, pengusaha
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj.
Pegawai melayani nasabah di Kantor Cabang Digital Bank Syariah Indonesia (BSI) Thamrin, Jakarta, Selasa (24/8/2021). Pada semester I tahun 2021 BSI mencatat perolehan laba bersih sebesar Rp1,1 triliun, menyalurkan pembiayaan hingga Rp161,5 triliun dan mencatatkan total aset sebesar Rp247,3 triliun hingga Juni 2021. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj.

Berbagai cara dilakukan banyak instansi untuk mencetak banyak pengusaha muda. Salah satunya Bank Syariah Indonesia (BSI) yang meluncurkan program 'Talenta Wirausaha 2022' pada hari ini (19/1).

Lewat program tersebut, BSI menargetkan mampu mencetak lima ribu pengusaha muda untuk membangun dan mengembangkan usahanya. Program tersebut merupakan inkubator bagi wirausaha muda membangun usaha sehingga mampu bersaing dengan bisnis lainnya.

 

Direktur Utama BSI Hery Gunardi menjelaskan program tersebut memiliki empat tahapan. Pertama tahap on boarding di mana BSI akan melakukan roadshow untuk mengumpulkan para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Advertisement

Tahap selanjutnya, yakni workshop, pelatihan serta pendampingan bersama ahli untuk mempelajari mengenai perkembangan produk, pemasaran dan akses pembiayaan. Ketiga, memberikan penghargaan kepada pengusaha yang berkembang.

"Selanjutnya bagi pengusaha yang memiliki program pengembangan terbaik akan berkesempatan untuk bermitra dengan kami," kata Hery dalam acara 'Launching Talenta Wirausaha 2022', Rabu (19/1).

Untuk mendukung pengembangan UMKM, BSI telah meluncurkan BSI UMKM Center pertamanya di Aceh dan akan segera membangun di kota lainnya seperti Jogja dan Surabaya. Ia menyebut, BSI UMKM Center sebagai wadah bagi pelaku usaha untuk mendapatkan pelatihan, pembinaan dan pembiayaan.

"Sepanjang 2021, BSI telah menyalurkan pembiayaan untuk segmen UMKM mencapai Rp 38,3 triliun secara nasional, dengan kualitas pembiayaan yang terjaga," katanya.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki berharap, program tersebut dapat mencetak wirausaha baru, muda serta berpendidikan tinggi. Ia berharap para pelaku UMKM khususnya kaum milenial memiliki model bisnis yang inovatif serta produk yang mampu berdaya saing.

"Memang UMKM kita kuat kalau soal daya tahan, tapi juga harus berdaya saing. Saya dorong untuk fokus mengembangkan kapasitas usaha dan produk," kata Teten.

Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir berharap program ini dapat melahirkan wirausaha baru di sektor industri halal. Saat ini jumlah wirausaha di Indonesia masih 3,47%, jauh dibandingkan negara maju yang sudah mencapai 8-14% dari total jumlah penduduk.

"Inilah ekosistem yang kita bangun untuk para muslimpreneur dan membangun ekosistem industri halal," ujar dia.

 

Reporter: Cahya Puteri Abdi Rabbi
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait