Freeport Targetkan Tambang Bawah Tanah Bisa Beroperasi 100% pada 2022

Iurii Kovalenko/123rf
Ilustrasi, aktivitas pertambangan. Freeport Indonesia menargetkan tambang bawah tanah beroperasi sepenuhnya pada 2022.
22/6/2020, 12.46 WIB

(Baca: Freeport Indonesia Tunda Tiga Proyek Besar Karena Pandemi Covid-19)

Selain itu, perusahaan menyetorkan dana sekitar Rp 2 triliun ke Pemerintah Pusat. Setoran tersebut berupa pajak, Penerimaan Negara Bukan Pajak atau PNBP, dan punggutan lainnya.

"Belum lagi multipler effect beroperasinya Freeport Indonesia," ujarnya. Pasalnya, perusahaan memperkerjakan 25 ribu orang karyawan.

Lebih lanjut, Tony mengatakan, Freeport Indonesia memiliki peran penting dalam menjaga roda perekonomian di dalam negeri. Namun, pihaknya tetap khawatir terhadap penyebaran virus corona.

Oleh karena itu, dia terus menekankan pentingnya protokol kesehatan dalam menjalankan aktivitas operasional. "Bagi dunia usaha, masyarakat juga harus taat dan disiplin. Kalau semua komponen bangsa bisa berperan, maka Indonesia akan lebih cepat menangani Covid-19," kata dia.

(Baca: Empat Klaster Industri Terpapar Corona, dari Sampoerna hingga Freeport)

Halaman:
Reporter: Verda Nano Setiawan