Pemerintah Antisipasi Kenaikan Harga Pangan Jelang Idul Adha

Arief Kamaludin | Katadata
Penulis: Michael Reily
Editor: Ekarina
1/8/2018, 20.00 WIB

Pemerintah menyatakan siap mengantisipasi lonjakan harga seiring dengan berlangsungnya ajang  Asian Games 2018 dan Idul Adha. Langkah itu dilakukan untuk menjaga inflasi Agustus agar tetap stabil.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi Juli 2018 tercatat sebesar 0,28%, lebih rendah dibandingkan inflasi  Juni sebesar 0,59%.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Tjahya Widayanti menyatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan pelaku usaha dan kementerian dan lembaga dalam mengawal pergerakan harga. “Kami terus melakukan pemantauan harga,” kata Tjahya kepada Katadata, Rabu (1/7).

Menurut data BPS, kelompok bahan makanan mencatat inflasi 0,86% dengan andil terhadap inflasi sebesar 0,18%. Komoditas telur ayam ras memberikan andil terbesar terhadap inflasi sebesar 0,08% dikuti  daging ayam ras dengan kontribusi inflasi 0,07%.

(Baca : Lagi, Telur dan Ayam Sumber Inflasi Juli 2018)

Adapun  komoditas sayur mayur seperti cabai rawit menyumbang 0,03%, kacang panjang 0,02%, dan tomat, bayam, jengkol, kangkung, jeruk memberikan andil 0,01%.

Halaman: