Demokrat Kritik Pertemuan Jokowi - Ketum Parpol di Istana: Tidak Etis

ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/rwa.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Andi Arief di Jakarta, Senin (10/5/2022).
Penulis: Ade Rosman
4/5/2023, 20.17 WIB

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat Andi Arief menilai pertemuan Presiden Joko Widodo dengan para Ketua Umum partai politik pendukung pemerintah di Istana Kepresidenan Selasa (2/5) malam tidak etis. Menurut Andi, Istana merupakan tempat presiden memimpin bawahan.

“Ketua umum pimpinan partai politik itu kan bukan bawahannya. Jadi menurut saya gak etis mempertontonkan itu di depan rakyat,” kata Andi, saat dihubungi, Rabu (3/5).

Menurut Andi, meski secara aturan tidak ada yang melarang pertemuan tersebut, namun menurutnya tidak pantas secara etika. Ia bila Jokowi ingin berkumpul bisa melakukan pertemuan di tempat yang tidak mengandung unsur negara.

Di sisi lain menurut Andi, pertemuan dengan ketua umum partai politik boleh saja dilakukan untuk konsolidasi jelang pilpres 2024. Namun menurut Andi, Jokowi harus cermat dalam memilih tempat sehingga tidak menjadi sorotan. 

“Gak cocok kalau di Istana, dia kan presiden seluruh rakyat,” kata Andi.

Sejumlah ketua umum partai politik koalisi pendukung pemerintah bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (2/5) malam. Adapun dalam pertemuan yang dilakukan sekitar pukul 19.00 WIB tersebut dihadiri oleh semua Ketua Umum parpol pendukung pemerintah, kecuali Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. 

Halaman:
Reporter: Ade Rosman