Dalam Satu Jam 11.11, Penjualan Online Alibaba Tembus Rp 149 Triliun

Katadata | Muchamad Nafi
Penulis: Muchamad Nafi
11/11/2018, 09.31 WIB

Ajang penjualan online terbesar yang digelar Alibaba Group dimulai pukul 00.00, Minggu (11/11). Katadata.co.id yang  mengikuti langsung ajang itu di Shanghai, Tiongkok, mencatat, hanya dalam satu jam, total transaksi di merchandise atau Gross Merchandise Value (GMV) masyarakat di berbagai penjuru dunia yang berbondong-bondong menyerbu ajang “11.11 Global Shopping Festival” ini mencapai US$ 10 miliar atau sekitar Rp 149 triliun.

Dalam satu jam ini, angka tersebut sudah melampaui total GMV tahun 2016 sebesar RMB 120,7 miliar. Bahkan, hingga pukul 09.00 Minggu pagi, jumlahnya mencapai RMB 126,72 miliar atau US$ 18,27 miliar. Bila ditilik penjulan per menit dini hari tadi, total GMV US$ 1 miliar (RMB 6,9 miliar) tercapai hanya dalam tempo 1 menit 25 detik melalui transaksi Alipay.

(Baca: Satu Dekade Pesta Diskon 11.11, Alibaba Optimistis Cetak Rekor Lagi).

Para pembeli dari penjuru dunia itu berbelanja melalui semua jaringan e-commerece Alibaba, terutama Tmall yang berbasis di Cina. Di negara lain, seperti Indonesia, mereka bertansaksi melalui Lazada. Ada pula yang berbelanja di market place retail lainnya seperti AliExpress. Menurut keterangan resmi Alibaba, semua nilai tersebut sudah termasuk biaya pengiriman  yang dibayarkan jika tersedia.

Dengan pergerakan begitu cepat ini, target untuk melewati rekor tahun lalu kemungkinan tercapai. Pada 2017, total GMV US$ 25,3 miliar. Masih ada waktu 15 jam menuju penutupan pesta diskon belanja ini, yang dahulu diperingati sebagai “Single's Day”, sebuah perayaan yang digelar para pemuda-pemudi di Cina yang masih menyendiri atau jomblo.

Bila di tengok ke belakang, Festival 11.11 pertama di 2009 meraup transaksi di merchandise atau Gross Merchandise Value (GMV) sebesar US$ 7,8 juta. Jumlahnya terus melejit setiap tahun seiring dengan pengguna internet di Tiongkok yang meningkat menjadi 802 juta dalam 10 tahun terakhir, dan 98 persen di antaranya mengakses internet melalui telepon genggam.

(Baca: Perjalanan Alibaba Memanjakan Para Jomblo dengan Pesta Diskon)

Dalam ajang kali ini, ada lebih dari 180 ribu merek yang diperdgangkan. Jumlahnya dari tahun ke tahun terus meningkat. Untuk pertama kalinya, sejumlah merek produk Indonesia turut terpampang pada pesta belanja online terbesar di dunia yang digelar setiap 11 November.

Ada lima merek Tanah Air yang mejeng di platform Tmall Global tersebut. Kelimanya yaitu Kapal Api, biskuit Richeese, sarang burung walet Yan Ty Ty, kerupuk udang Papatonk, dan Indomie. Pada 2 November kemarin, Alibaba meluncurkan Paviliun Indonesia di mal online itu, tempat produk-produk Indonesia diperjualbelikan secara elektronik.

Bagi Duta Besar Indonesia untuk Republik Rakyat Tiongkok Djauhari Oratmangun, masuknya produk Indonesia dalam jaringan raksasa Tmall merupakan langkah penting dalam menjangkau konsumen Tiongkok. Dia berharap inisiatif ini semakin menarik minat konsumen Negeri Panda itu untuk menikmati cita rasa Indonesia.

(Baca: Kapal Api - Indomie Hiasi Paviliun Indonesia di Pesta Belanja Alibaba).

Sebaliknya, kata dia, bisa menarik minat lebih banyak produk terbaik Indonesia untuk memanfaatkan peluang tersebut. “Ini sebagai proses pembelajaran juga bagi kita. Sudah ada lima produk, mudah-mudahan ada produk lain yang masuk,” kata Djauhari sesudah pembukaan hitung mundur 11.11 Global Shopping Festival di kawasan Mercedes Benz Arena, Shanghai, Minggu dini hari, (11/11/2018).

Gala hitung mundur ini juga bisa disaksikan dalam platform streaming video milik Alibaba, Youku, yang digelar untuk keempat kalinya dalam perayaan 11.11 Global Shopping Festival. Para penonton juga dapat menyaksikan melalui duastasiun TV di Tiongkok. Acara tersebut dimeriahkan oleh penampilan artis-artis internasional seperti Miranda Kerr, Mariah Carey, dan atraksi dari Cirquedu Soleil.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.