Cerita Bos GoTo, ‘Tokek’ Masuk Survei Nama Gabungan Gojek – Tokopedia

ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/foc.
Pengemudi daring Gojek membawa kemasan paket dari Tokopedia di Titipaja Warehouse, Jakarta, Jumat (28/5/2021).
31/5/2021, 10.10 WIB

Grup GoTo mengombinasikan layanan e-commerce, pengiriman barang, pesan-antar makanan, transportasi, serta keuangan. GoTo juga membawahi GoTo Financial, yang mencakup GoPay, serta layanan keuangan dan solusi bisnis mitra usaha.

Grup GoTo juga akan berkontribusi lebih dari 2% terhada total produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Sedangkan total dari Gross Transaction Value (GTV) secara grup akan mencapai lebih dari US$ 22 miliar atau Rp 314 triliun. 

Secara grup, GoTo juga telah mencapai lebih dari 1,8 miliar transaksi. Selain itu, ada lebih dari dua juta mitra pengemudi dan 11 juta merchant atau penjual yang terdaftar.

GoTo juga menjadi perusahaan teknologi dengan 100 juta pengguna aktif bulanan alias monthly active user (MAU).

Perusahaan gabungan itu juga menggarap pasar Asia Tenggara. Selama beberapa tahun terakhir, Gojek memang telah mengembangkan bisnis ke sejumlah negara di regional seperti Vietnam, Singapura, dan Thailand.

Andre Soelistyo dari Gojek menjadi CEO Grup GoTo. Sedangkan Patrick Cao dari Tokopedia sebagai Presiden GoTo. 

Gojek dipimpin oleh Kevin Aluwi, sementara Tokopedia masih di bawah William.

Halaman:
Reporter: Fahmi Ahmad Burhan