Di India, WhatsApp memiliki 400 juta pengguna aktif bulanan atau monthly active users (MAU). Sedangkan pasar terbesar kedua Brasil memiliki 120 juta pengguna aktif bulanan.

WhatsApp juga mengungkapkan rencananya untuk menyediakan layanan pembayaran di Indonesia. Facebook bahkan dikabarkan sudah mendekati GoPay, OVO, DANA, dan LinkAja sejak 2019.

"Kami sedang melakukan pembicaraan dengan mitra di Indonesia, namun diskusi sedang berlangsung," kata juru bicara Facebook yang berbasis di Jakarta, dikutip dari The Straits Times, April tahun lalu (15/4/2020).

Namun hingga kini, layanan pembayaran WhatsApp belum juga tersedia di Nusantara. Pada 2019, Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI) Filianingsih Hendarta mengatakan ada empat syarat yang harus dipenuhi jika WhatsApp ingin menyediakan layanan di Tanah Air:

  1. Harus berbadan hukum Indonesia
  2. perusahaan asing yang ingin menjadi Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) di Indonesia harus tunduk terhadap ketentuan Pemrosesan Transaksi Pembayaran (PTP)
  3. Jika ingin menyediakan layanan pembayaran lintas negara (crossborder payment) menggunakan kode QR (QR Code), WhatsApp harus bekerja sama dengan Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) 4
  4. Syarat tersebut harus dipenuhi dengan menyampaikan dokumen perizinan atau rekomendasi dari otoritas sistem pembayaran setempat
Halaman: