Nasib Pengemudi Ojek Online Perempuan saat Harga BBM Naik

Kominfo Jatim
Mitra pengemudi ojek online
Penulis: Lenny Septiani
29/9/2022, 18.01 WIB

Pengemudi ojek online perempuan mengatakan bahwa pendapatan terkena dampak kenaikan harga BBM. Sebagian dari mereka pun belum mendapatkan bansos BBM.

Gojek, Grab, dan Maxim tidak memerinci jumlah mitra pengemudi perempuan yang terdaftar di platform. Namun Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) mencatat ada peningkatan.

“Memang ada peningkatan. Sebelumnya ada yang hanya ibu rumah tangga turut membantu suami. Namun dominan pengemudi ojek online perempuan yang kami ialah orang tua tunggal, sebagai pencari nafkah utama,” kata Ketua Presidium Garda Igun Wicaksono kepada Katadata.co.id, Selasa (27/9).

Ia juga mencatat, ada mitra pengemudi ojek online perempuan yang sebelumnya bekerja sebagai karyawan swasta atau pemilik usaha kecil. “Mereka beralih profesi karena tuntutan ekonomi,” tambah dia.

Igun mencatat, pengemudi ojek online perempuan biasanya lebih memilih layanan pesan-antar makanan atau pengantaran barang. Namun, “kenaikanharga BBM jenis pertalite sangat memukul pendapatan driver ojol,” kata dia.

Hal itu diamini oleh Muthia. Ia menjadi pengemudi ojek online karena sulit mencari pekerjaan.

Halaman:
Reporter: Lenny Septiani