Ketidaksiapan Pemda Dituding Penyebab Banyak Pembangkit EBT Mangkrak

Azaria Laras | KATADATA
Ilustrasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Karimunjawa
20/5/2019, 12.34 WIB

Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) mengungkapkan penyebab adanya pembangkit energi terbarukan (EBT) yang mengalami kerusakan dan hingga saat ini belum diperbaiki.

Menurut METI, penyebabnya adalah karena pemerintah daerah (Pemda) pada umumnya tidak menyiapkan dana dan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mengelola pembangkit EBT.

Ketua Umum METI Surya Darma mengatakan, Pemda tidak mempersiapkan dana dan SDM untuk merawat dan mengoperasikan secara tepat yang akhirnya mengakibatkan pembangkit EBT mengalami kerusakan dan terbengkalai.

Disisi lain, METI menilai pemerintah pusat juga tidak memiliki mekanisme pengelolaan lanjutan setelah penyerahan pembangkit EBT kepada pemerintah daerah.

"Salah satu masalah yang selama ini dikeluhkan pemda adalah soal penyerahan aset yg dipasang oleh pemerintah pusat," ujarnya, kepada Katadata.co.id, Senin (20/5).

Namun, Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) F.X. Sutijastoto mengungkapkan, penyerahan pembangkit EBT berdasarkan perjanjian antara pemerintah pusat dan Pemda.

(Baca: Terkendala Sumber Daya Manusia, Beberapa Pembangkit Listrik EBT Rusak)

Halaman:
Reporter: Fariha Sulmaihati