IHSG Diramal Tutup Pekan di Zona Hijau, Berikut Saham Pilihan Analis
Indeks harga saham gabungan diprediksi bakal melanjutkan kenaikan pada perdagangan terakhir bulan ini, Jumat (30/4). Kenaikan IHSG akan ditopang rilis laporan keuangan emiten dan pembagian dividen.
Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan mengatakan, IHSG berpotensi naik dengan area resistance di level 6.038 dan 6.025, serta support di level 5.993 dan 5.974.
Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Ketika menyentuh support, harga saham biasanya akan kembali ke atas karena peningkatan pembelian. Namun jika tembus, harga akan terus turun untuk menemukan titik support baru.
Sebaliknya, resistance yaitu tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Biasanya setelah saham menyentuh level resistance, akan ada aksi jual cukup besar sehingga laju kenaikan terhambat.
"Dari dalam negeri masih didorong rilis laporan keuangan dan pembagian dividen oleh beberapa emiten. Selain itu investor akan mencermati data manufaktur dari Tiongkok," kata Dennies.
Ia merekomendasikan investor untuk menahan (hold) jika sudah membeli saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) karena indikator teknikal dan sentimen yang netral.
CEO Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya juga mengatakan, IHSG hari ini berpotensi bergerak pada zona hijau. Hasil analisisnya, indeks akan bergerak pada rentang 5.827 hingga 6.088.
Menurutnya, peluang kenaikan jangka pendek dalam pergerakan IHSG masih terbuka lebar. Jika IHSG dapat menembus level resistance terdekat, maka indeks berpotensi untuk bergerak menguat hingga beberapa waktu mendatang.
"Beberapa aksi korporasi emiten dan fluktuasi nilai tukar rupiah, serta harga komoditas akan turut memberikan sentimen terhadap pergerakan IHSG," ujar William.
Beberapa saham yang menurutnya layak untuk dipantau oleh pelaku pasar saham pada perdagangan hari ini, di antaranya PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Astra International Tbk (ASII), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA).
Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama memprediksi IHSG hari ini bergerak di area support maupun resistance minimum berada pada level 5.989 hingga 6.054. "Ada potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga ke depannya berpeluang menuju ke resistance terdekat," kata Nafan.
Sejumlah saham, menurut dia, dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP), dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF).
IHSG pada perdagangan kemarin ditutup naik 0,64% di level 6.012. Sementara itu, bursa saham Wall Street tadi malam ditutup naik. Dow Jones naik 0,71%, S&P 500 0,68%, dan Nasdaq 0,22%.