IHSG Akan Mencoba Tembus Rekor Tertinggi Lagi, Saham Apa yang Menarik?

ANTARA FOTO/Galih Pradipta/wsj.
IHSG ditutup menguat 0,56% ke level 6.669,92 pada perdagangan kemarin, Selasa (9/11), sejalan dengan menghijaunya bursa saham global.
Penulis: Andi M. Arief
Editor: Agustiyanti
10/11/2021, 06.42 WIB

"IHSG diperkirakan dapat menembus resistance 6.687 untuk mengonfirmasi terbentuknya wave [v} dari wave A dengan target terdekat di level 6.743," kata Ivan.

Namun jika IHSG gagal menembus 6.687,  menurut Ivan, ada kemungkinan IHSG kembali terkoreksi pada hari ini Ia memperkirakan level resistance IHSG hari ini ada di 6.657, 6.687, dan 6.743, sedangkan level support ada di 6.550, 6.532, dan 6.500.

Ivan merekomendasikan untuk hold atau accumulative buy terhadap empat emiten, yakni PT Adaro Energy Tbk. (ADRO), PT Astra International Tbk. (ASII), PT Bank Tabungan Negara Tbk. (BBTN), dan PT Barito Pacific Tbk. (BRPT). Sementara itu, Ivan merekomendasikan buy on weakness untuk PT Bank Mandiri Tbk. (BMRI)

IHSG ditutup menguat 0,56% ke level 6.669,92 pada perdagangan kemarin, Selasa (9/11), sejalan dengan menghijaunya bursa saham global. Indeks juga ditopang sentimen positif dari perkembangan rancangan undang-undang (RUU) belanja infrastruktur Amerika Serikat.

Nilai tukar rupiah pada perdagangan kemarin juga ditutup menguat 0,07% ke posisi Rp 14.249 per dolar AS. Namun, posisi penutupan ini masih lebih rendah dibandingkan pembukaan rupiah yang berada di posisi Rp 14.241 per dolar AS.

Halaman:
Reporter: Andi M. Arief