IHSG Berpotensi Menguat Terbatas, Analis Sarankan Beli Saham Ini

ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww.
Karyawan melintas di samping layar elektronik yang menunjukkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.
Penulis: Zahwa Madjid
5/10/2022, 06.24 WIB

Indeks Harga Saham Gabungan berpotensi menguat terbatas pada perdagangan saham hari ini, Rabu (5/10). Analis memperkirakan, indeks bergerak di level 6.872 hingga 7.236.

Selasa (4/10) kemarin, IHSG berakhir di zona hijau dengan penguatan hingga 0,89% ke level 7.072 pada akhir perdagangan. Nilai kapitalisasi pasar IHSG juga naik menjadi Rp 9.332,50 triliun.

CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya menilai, salah satu faktor yang turut mendorong penguatan IHSG adalah aliran modal masuk asing atau capital inflow secara year to date (ytd) yang masih terlihat cukup besar.

“Capital inflow secara year to date/ytd yang masih terlihat cukup besar menunjukkan bahwa minat investasi ke dalam pasar modal Indonesia belum surut, hal ini juga merupakan salah satu faktor yang turut mendorong penguatan IHSG secara ytd,” kata William Surya dalam publikasi risetnya, dikutip Rabu (5/10). 

William merekomendasikan saham-saham berikut untuk diperhatikan oleh investor hari ini:

  • Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP)
  • Gudang Garam Tbk (GGRM)
  • Wijaya Karya  Beton Tbk (WTON)
  • Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR)
  • Alam Sutera Realty Tbk (ASRI)
  • Unilever Indonesia Tbk (UNVR)
  • Pakuwon Jati Tbk (PWON)
  • Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)
  • Indofood Sukses Makmur (INDF)

Sementara itu, Ivan Rosanova, Analis BinaArtha Sekuritas memprediksi, level support IHSG berada di 6872, 6800, dan 6735, sementara level resistance berada di 7111, 7162, dan 7225.

Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena peningkatan pembelian. Sedangkan, resistance adalah tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar hingga laju kenaikan harga tertahan.

Ivan juga merekomendasikan beberapa saham untuk buy on weakness. Seperti, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) pada rentang harga 1.750 hingga 1.790 dengan target harga terdekat di 1.900. Selanjutnya, PT Timah Tbk (TINS) pada kisaran harga 1.310 hingga 1.360 dengan target harga terdekat di 1.440. Terakhir, PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia (TKIM) pada rentang harga 7.300 hingga 7.550 dengan target harga terdekat di 7.900.

Sedangkan untuk trading buy, Ivan merekomendasikan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) pada rentang harga 5.900 hingga 6.000 dengan target harga terdekat di 6.300. Ivan juga merekomendasikan PT United Tractors Tbk (UNTR) untuk ambil untung (take profit) sebagian di 34.600 sebagai target harga terdekat.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Zahwa Madjid