IHSG Turun 0,13%, Harga Saham Emiten Boy Tohir ADMR, AADI dan ADRO Tersungkur

Katadata/Fauza Syahputra
Ilustrasi.
Penulis: Karunia Putri
Editor: Agustiyanti
31/10/2025, 12.23 WIB

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup turun 0,13% atau 10,34 poin ke level 8.173 pada perdagangan sesi pertama, Jumat (31/10). Harga saham tiga emiten milik Garibaldi Thohir alias Boy Thohir tersungkur.

Harga saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) rontok 5,80% atau 85 poin ke level 1.380, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) jeblok 4,80% atau 95 poin ke level 1.885 dan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) terkoreksi 2,90% atau 250 poin ke level 8.375

Merujuk data perdagangan Bursa Efek Indonesia, volume transaksi perdagangan sepanjang sesi pertama mencapai 14,91 miliar saham dan frekuensi sebanyak 1,13 juta kali. Kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp 14.904  triliun dengan total nilai transaksi siang ini sebesar Rp 9,10 triliun.

Sebanyak 268 saham menguat, 349 saham terkoreksi dan 191 saham tidak bergerak pada jeda makan siang ini.

Sebanyak delapan dari sebelas sektor yang ada di BEI parkir di zona merah. Harga saham-saham di sektor kesehatan turun paling dalam, mencapai 1,30% secara sektoral. Harga saham PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) anjlok 6,04% atau 160 poin ke level 2.490, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) terkoreksi 3,80% atau 50 poin ke level 1.265 dan PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk (OBAT) turun 2,19% atau 10 poin ke level 446. 

Adapun harga saham-saham perbankan ditutup bervariasi. Harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik 0,88% atau 75 poin ke level 8.600 dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik 2,05% atau 80 poin ke level 3.990. Di sisi lain, harga saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) justru terkoreksi 0,83% atau 40 poin ke level 4.760.

Dari sisi banyaknya nilai perdagangan, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) paling banyak ditransaksikan hingga siang ini, yaitu Rp 796,02 miliar. Disusul oleh PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang diperdagangkan sebesar Rp 512,83 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebesar Rp 454,46 miliar, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) diperdagangkan sebesar Rp 345,12 miliar dan PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) sebesar Rp 294,01 miliar. 

Daftar top gainer siang ini: 

  • PT Link Net Tbk (LINK) naik 24,82% ke level 3.420
  • PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) naik 5,88% ke 900
  • PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) naik 5,76% ke level 2.020

Daftar top loser siang ini:

  • PT Timah Tbk (TINS) turun 7,46% ke level 2.480
  • PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) turun 5,80% ke level 1.380
  • PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) turun 4,92% ke level 2.510

Analis Phintraco Sekuritas menyatakan, secara teknikal, histogram negatif MACD bergerak mendatar dan indikator momentum lainnya turut mengonfirmasi konsolidatif yang tercermin dari stochastic RSI yang flat di area pivot. 

“Demikian kami memperkirakan IHSG akan bergerak dalam rentang 8.150 - 8.200 pada sesi kedua hari ini,” seperti yang dikutip dari keterangannya, Jumat (31/10).




Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Karunia Putri