Asing Net Sell Rp 1,6 T: Ramai Jual BBCA dan ANTM, Borong Saham Emiten Prajogo

ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.
Ilustrasi. Investor asing terpantau masih memborong saham sejumlah emiten terafiliasi konglmerat Prajogo Pangestu di tengah aksi jual di saham BBCA dan ANTM.
Penulis: Agustiyanti
28/1/2026, 07.12 WIB

Investor asing mencatatkan transaksi jual bersih atau net sell mencapai Rp 1,61 triliun pada perdagangan Selasa (27/1). Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) paling banyak dilepas investor asing. 

Berdasarkan data Stockbit, investor asing mencatatkan transaksi beli bersih di saham BCA mencapai Rp 1,1 triliun dan ANTM sebesar Rp 316,99 triliun. Harga saham BCA turun 1,96% ke level Rp 7.500, sedangkan ANTM anjlok 3,15% ke level Rp 4.610.

Investor asing juga terpantau menjual saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencapai Rp 171,86 miliar dan PT Bumi Resources Tbk Rp 141,68 miliar. Harga saham BMRI turun 2,04% ke level Rp 4.810, sedangkan BUMI justru naik 3,61% ke level Rp 344.

Di sisi lain, investor asing terpantau masih memborong saham sejumlah emiten terafiliasi konglmerat Prajogo Pangestu. Saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menjadi yang paling banyak diborong investor asing dengan transaksi beli bersih mencapai Rp 128,12 miliar. Harga saham BREN naik 1,33% ke level Rp 9.500 pada perdagangan kemarin. 

Selain saham BREN, investor asing juga mencatatkan transaksi beli bersih di perusahaan Prajogo lainnya, seperti PT Barito Pacific (BRPT) sebesar Rp 49,95 miliar, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 22,46 miliar, PT Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) Rp 14,73 miliar, dan PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) Rp 8,85 miliar. Pada perdagangan kemarin, harga saham BRPT melonjak 4,65% ke level Rp 2.700, CUAN terdongkrak 4,09% ke level Rp 4.490, TPIA naik 2,94% ke level Rp 7.000, dan CDIA terangkat 2,94% ke Rp 1.400. 

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup naik tipis 0,05% ke level 8.980 pada perdagangan saham kemarin, Selasa (27/1). Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi saham  sebesar Rp 27,44 triliun dengan volume 58,65 miliar saham dan frekuensi sebanyak 3,32 juta kali.

Sebanyak 279 saham menguat, 410 saham terkoreksi, dan 117 saham tidak bergerak. Kapitalisasi pasar IHSG mencapai Rp 16.380 triliun.

Adapun data saham teraktif berdasarkan nilai transaksi dicatatkan oleh saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatatkan nilai transaksi terbesar dengan total mencapai Rp 1,96 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 5,7 miliar saham. 

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menyusul dengan  nilai transaksi Rp 1,95 triliun, dengan volume 259,83 juta saham dan Aneka Tambang Tbk (ANTM) dengan transaksi Rp 1,04 triliun dan volume perdagangan mencapai 225,49 juta saham.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.