INET Tuntaskan Akuisisi Jumbo 53,57% Saham PADA, Bersiap Jadi Pengendali
PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) menuntaskan akuisisi 53,57% saham PT Personel Alih Daya Tbk (PADA) yang dimiliki Koperasi Pegawai PT Indosat Tbk (ISAT). Akuisisi dilakukan dengan nilai transaksi mencapai Rp 106,31 miliar.
Usai aksi korporasi itu INET selanjutnya akan menjadi pengendali baru PADA. Aksi korporasi tersebut dilakukan melalui Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat atau Conditional Share Purchase Agreement (CSPA) dengan mencaplok 1,68 miliar lembar saham atau setara 53,57% saham mayoritas pengendali PADA.
“Nilai atas transaksi dalam hal ini yaitu nilai transaksi per lembar saham sebesar Rp 63 per lembar saham dengan total nilai rencana transaksi sebesar Rp 106,30 miliar,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi BEI, Selasa (3/2).
Manajemen INET mengatakan pengambilalihan PADA membuka peluang peningkatan skala bisnis sekaligus memperluas portofolio diversifikasi usaha perseroan. INET juga memperkirakan adanya manfaat skala ekonomis melalui potensi sinergi bisnis yang dihasilkan dari integrasi operasional INET dan PADA.
Tak hanya itu manajemen INET juga optimistis akuisisi tersebut menjadi peluang strategis untuk memanfaatkan posisi PADA sebagai perusahaan outsourcing terbesar di sektor telekomunikasi. Sekaligus mengoptimalkan kemampuan dan keahlian INET dalam pemanfaatan teknologi telekomunikasi.
“Transaksi yang akan dilakukan INET akan berdampak positif pada kinerja laba (rugi) INET di masa yang akan datang,’ ucap manajemen.
Personel Alih Daya (PADA) merupakan salah satu perusahaan outsourcing terbesar di Indonesia, dengan lebih dari 36.000 tenaga kerja profesional dan jaringan operasional yang tersebar di 25 kota besar. Perseroan menyediakan beragam layanan, mulai dari teknikal telekomunikasi, call center, office service, keamanan, manajemen sumber daya manusia, hingga layanan kurir dan distribusi operasional.
PADA melayani lebih dari 350 klien korporasi dan BUMN, di antaranya Bank Indonesia, Bank Syariah Indonesia (BSI), Indosat Ooredoo, Lintasarta, iForte, PGN, Gojek/GoTo Group, Astra Group, PLN, Pertamina, Shopee Express, Huawei Indonesia, Tower Bersama Group, Biznet Networks, BCA, BRI, Telkom Group, Anteraja, SiCepat, Kementerian Keuangan, Kementerian Kominfo, Nissan Motor Indonesia, serta Surge (WIFI).
“Kami menyambut baik langkah strategis ini. Dengan dukungan infrastruktur dan ekosistem digital milik INET, PADA akan mempercepat transformasi menuju layanan human-tech yang efisien dan bernilai tambah bagi klien,” kata Cahyanul Uswah, Direktur Utama Personel Alih Daya (PADA).