KPK Tangkap Tangan Pejabat Bea Cukai di Jakarta

Bea Cukai
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pejabat Bea Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu), di Jakarta, pada Rabu (4/2).
Penulis: Ade Rosman
4/2/2026, 17.44 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pejabat Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu), di Jakarta, pada Rabu (4/2).

Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Hubungan Masyarakat dan Penyuluhan DJBC, Budi Prasetiyo membenarkan kabar tersebut. 

“Saat ini sedang berlangsung pemeriksaan oleh Tim KPK terhadap pejabat BC,” kata Budi kepada wartawan, Rabu (4/2). 

Budi mengatakan, Bea Cukai bersikap kooperatif dan menghormati proses hukum yang tengah dilakukan oleh lembaga antirasuah itu. 

“BC berkomitmen untuk bersikap kooperatif dan menghormati proses yang berlangsung.  Kami masih mengikuti perkembangan lebih lanjut,” kata dia. 

Pada hari yang sama, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Operasi tangkap tangan (OTT) KPK ini terjadi tak lama setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merotasi sejumlah pegawai di jajaran DJBC pada awal tahun ini. Purbaya juga berencana merotasi sejumlah pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) pada pekan ini.

Purbaya menyatakan perombakan besar-besaran di DJBC menyasar jajaran pejabat strategis, mulai dari kepala kantor wilayah hingga pimpinan di lima Pelabuhan Utama.

Dalam Indonesia Fiscal Forum (IFF) 2026 pada 27 Januari lalu, Purbaya mengatakan, kebijakan ini diambil untuk memperkuat kinerja institusi Bea Cukai dan menutup celah kebocoran penerimaan negara. Pergantian pejabat itu juga menjadi sinyal kepada seluruh jajaran DJBC agar bekerja lebih serius di masa depan.

Menurut Purbaya, target penerimaan negara tahun ini membutuhkan dukungan penuh dari apparat di garis depan, termasuk dorongan yang lebih kuat agar potensi tersebut bisa diterjemahkan menjadi kinerja nyata di lapangan.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Ade Rosman