Erick Thohir Usul Tambahan PMN ke Tiga BUMN, Termasuk Bio Farma Rp 1 T

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/hp.
Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir mengusulkan tambahan PMN sebesar Rp 1triliun untuk Bio Farma.
Penulis: Ihya Ulum Aldin
Editor: Agustiyanti
4/9/2020, 07.28 WIB

BGR atau PT Bhanda Ghara Reksa, merupakan anak usaha RNI. Adapun seluruh usulan PMN ini masih harus dibahas dengan DPR. 

Sebelumnya, Kementerian BUMN berencana untuk menyuntikan tambahan modal melalui PMN kepada sebelas BUMN. Dari 11 BUMN yang dipastikan mendapatkan PMN, baru delapan yang telah dianggarkan nilainya yakni sebesar Rp 37,5 triliun.

Berdasarkan Buku II Nota Keuangan beserta RAPBN Tahun Anggaran 2021, suntikan modal terbesar untuk BUMN akan diterima oleh PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia sebesar Rp 20 triliun.

Nilai jumbo tersebut digunakan untuk memperbaiki permodalan BPUI usai mendapatkan limpahan polis dari PT Asuransi Jiwasraya.  Selain itu ada PT Hutama Karya yang rencananya mendapatkan tambahan modal dari pemerintah senilai Rp 6,2 triliun tahun depan. BUMN infrastruktur ini mendapat penugasan untuk membangun 24 ruas jalan tol Trans Sumatera sepanjang 2.700 km yang membentang dari Bakauheni sampai Banda Aceh.

"Mengingat Jalan Tol Trans Sumatera layak secara ekonomi namun tidak layak secara finansial, maka proyek ini perlu mendapat dukungan pemerintah salah satunya melalui pemberian pembiayaan investasi kepada BUMN," dikutip dalam Buku II Nota Keuangan.

Sebelumnya, DPR menyetujui rencana pemerintah untuk memberikan bantuan pada BUMN, salah satunya melalui PMN. Sebanyak tujuh perusahaan pelat merah akan menerima bantuan dengan skema ini sehingga totalnya sebesar Rp 23,65 triliun.

Halaman:
Reporter: Ihya Ulum Aldin