Sri Mulyani Ungkap 3 Sumber Utama Perputaran Uang Gelap Ribuan Triliun

Antara/Hafidz Mubarak
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, kejahatan lingkungan yang antara lain mencakup ilegal logging, fishing, dan minning tak hanya menciptakan kerugian dari sisi keuangan negara tetapi juga kerusakan lingkungan.
Penulis: Agustiyanti
31/3/2022, 11.40 WIB

"Illegal logging, fishing, dan minning ini biasanya dilakukan di negara A, penadahnya di negara B, dan dijual atau cuci profit di negara C," kata dia. 

Ia mengatakan Financial Action Task Force (FATF) juga telah mengingatkan bahwa pelaku kejahatan lingkungan biasanya mencuci uang melalui kegiatan di sektor keuangan, baik formal maupun informal. Indonesia saat ini merupakan satu-satunya negara G20 yang belum menjadi anggota penuh FATF. Namun, pemerintah saat ini tengah menyiapkan prosesnya. 

FATF meruapakan gugus tugas yang dibentuk kelompok negara G7 untuk mengembangkan kebijakan dalam memerangi praktik pencucian uang. Pada 2021, mandatnya diperluas mencakup pencegahan pendanaan pencucian uang. 

Sri Mulyani menekankan, principal benefit ownership menjadi sangat penting dalam mencegah perputaran uang gelap. "Orang banyak melakukan proxy untuk menutupi pemilik dana," katanya. 

Ia pun menekankan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap tindak pencucian uang dan upaya memperkuat kerja sama antara Kementerian Keuangan, serta penegak hukum untuk mencegah tindak kejahatan keuangan. 

Halaman: