Ruang Terbuka Tetap Berisiko Terpapar Virus

Penulis: Hanna Farah Vania - Tim Riset dan Publikasi
30/1/2021, 07.30 WIB

Sejatinya masyarakat perlu menimbang risiko penularan virus tatkala memutuskan untuk keluar rumah di masa pandemi. Pasalnya, zona merah atau lokasi dengan risiko tinggi cukup banyak di Indonesia. Bahkan, terdapat penambahan jumlah daerah zona merah. Per 19 Januari lalu, terdapat 108 kabupaten/kota, yang minggu sebelumnya sebanyak 70 kabupaten/kota.

"Apabila kita lihat peta (zonasi), hampir seluruh daerah di Indonesia memiliki risiko penularan Covid-19 yang sangat tinggi," ucap Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito, saat memberikan keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Gedung BNPB, Selasa (19/1).

Berdasarkan pengumpulan informasi Pandemic Talks, akun Instagram yang mengompilasi dan menyajikan data resmi soal pandemi, ruangan terbuka tetap dapat menjadi lokasi yang berisiko tinggi akan penularan virus Corona. Terdapat tiga risiko ketika pergi ke ruang terbuka, dari risiko rendah hingga tinggi.

Dengan demikian, lokasi yang paling aman untuk tetap beraktivitas adalah di rumah untuk terhindar dari paparan Covid-19. Ketika ada urusan mendesak dan harus keluar rumah, protokol 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) tetap harus dijalankan.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan