Mark Cuban Ungkap Cara Jadi Orang Kaya di 2025: Kuasai AI dan Hidup Sederhana
Banyak anak muda saat ini yang memilih berbisnis, dan mencapai kebebasan finansial di usia muda. Namun tak sedikit dari mereka yang kebingungan harus mulai dari mana, dan mindset seperti apa yang perlu mereka tanamkan, agar bisa mencapai tujuan mereka dengan benar.
Seorang pengusaha bernama Mark Cuban, mencoba membagikan tips keuangan bagi orang-orang yang ingin cepat kaya di tahun 2025 ini. Pria yang dikenal melalui program “Shark Tank” ini dikenal sebagai sosok miliarder dengan pendekatan yang realistis terhadap bisnis dan investasi.
Memiliki kekayaan bersih mencapai USD6,5 miliar atau sekitar Rp108,6 triliun (kurs USD 1 = Rp16.720) menurut Celebrity Net Worth, Cuban bukan hanya seorang pengusaha sukses, tetapi juga sosok yang memahami bagaimana uang bekerja, baik dalam skala pribadi maupun korporasi global.
Menurutnya, kesuksesan finansial bukan datang dari keberuntungan, tetapi dari disiplin, pengetahuan, dan waktu.
Rahasia Jadi Orang Kaya di 2025 Menurut Mark Cuban
Dalam banyak kesempatan, Cuban selalu menyebutkan tentang empat tips keuangan yang harus dijalankan jika ingin cepat kaya di tahun 2025, empat hal tersebut antara lain:
1. Fokus pada Bootstrapping
Saat awal menjalankan bisnis, kita sebaiknya fokus pada teknik Bootstrapping atau membiayai bisnis secara mandiri terlebih dahulu.
Cuban menegaskan mengandalkan investor di awal perjalanan bisnis bukanlah langkah terbaik. Ia menyarankan para pendiri startup untuk fokus mendapatkan pelanggan terlebih dahulu dan mendanai usaha secara organik.
Cuban juga menyoroti tentang wirausahawan muda yang terlalu cepat mencari pendanaan eksternal, padahal menguasai produk dan pasar terlebih dahulu justru bisa meningkatkan nilai bisnis mereka. Bootstrapping memberi kontrol penuh, mengurangi tekanan, dan membuat pengusaha belajar bagaimana mengelola modal secara efisien.
2. Kuasai Penggunaan AI
Artificial Intelligence (AI) saat ini bukanlah sebuah ancaman, terutama jika digunakan untuk mengembangkan bisnis, dan meningkatkan potensi diri yang kita miliki.
Cuban menekankan bahwa belajar AI bukan hanya untuk teknologi dan insinyur, tetapi untuk semua profesional yang ingin tetap relevan di dunia kerja. Pemahaman mengenai AI bisa membantu bisnis kecil meningkatkan efisiensi, menurunkan biaya, dan memperluas pasar.
3. Luangkan Waktu untuk Jadi Ahli
Meskipun saat ini semua pekerjaan bisa kita serahkan pada teknologi AI, namun kita sebagai manusia juga harus terus mengembangkan diri. Salah satunya dengan meluangkan waktu untuk belajar banyak hal, hingga kita menjadi ahli di suatu bidang.
Menurut Cuban, kesuksesan bukan hanya tentang kecepatan, tapi tentang konsistensi dan dedikasi.
Dalam podcast Prof G Markets yang tayang September lalu, ia menuturkan, "Yang saya katakan kepada anak-anak ketika mereka bertanya, 'Bagaimana caranya?' adalah menemukan sesuatu yang Anda sukai, lalu berkomitmen untuk menjadi ahli di bidangnya. Saya bersedia meluangkan waktu."
Butuh waktu dan ketekunan untuk membangun karir atau perusahaan yang bernilai tinggi. Banyak anak muda yang terlalu terburu-buru mencari hasil instan, padahal proses pembelajaran yang mendalam justru menjadi pembeda antara mereka yang bertahan dan yang menyerah di tengah jalan.
4. Hidup Sederhana untuk Bangun Fondasi Kekayaan
Hal menarik yang diungkapkan Cuban tentang jadi orang kaya, ia justru menyarankan agar kita fokus pada hidup yang sederhana, dan membangun fondasi kekayaan.
Ia percaya, kesederhanaan adalah investasi awal paling berharga. Dengan menekan gaya hidup mewah, seseorang bisa mengalokasikan lebih banyak modal untuk membangun usaha atau mengejar peluang baru.
Meski harus mengorbankan kenyamanan, gaya hidup hemat memungkinkan kita untuk menabung, berinvestasi, dan mengambil risiko yang lebih besar di masa depan.
Itulah beberapa rahasia jadi orang kaya di 2025. Dari keempat rahasia tersebut, mana yang akan kamu coba? Apapun pilihan kamu, saran dari orang yang sudah terbukti sukses menjalankan sesuatu, memang patut kita dengarkan dan dicontoh.