Pada tanggal 14 Agustus 2025 mendatang, seluruh masyarakat Indonesia akan merayakan Hari Pramuka Nasional yang ke-64. Tema yang diusung pada hari Pramuka tahun 2025 ini yaitu "Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa".
Pada hari istimewa tersebut, biasanya sekolah hingga Universitas mengadakan beragam kegiatan, termasuk lomba membaca puisi dengan tema pramuka.
Namun menyusun sebuah puisi bukanlah hal yang mudah terutama bagi yang belum pernah membuatnya. Untuk mempermudah, berikut di bawah ini beberapa contoh puisi Hari Pramuka 2025 yang bisa dijadikan referensi.
Puisi Hari Pramuka 2025
Berikut ini sepuluh puisi menyentuh dan penuh semangat yang bisa dijadikan referensi bila ingin mengikuti lomba membaca puisi yang diadakan untuk memeriahkan Hari Pramuka 2025.
1. Ini Kami Pramuka
Praja muda karana
Disana kamu bukan hanya belajar tali temali
Baris berbaris atau sekedar menyanyi dan melingkar di kobaran api
Disana kamu membutuhkan niat, tekad dan mental yang kuat
Sungguh tak cukup apabila hanya berbekal semangat
Karena disana kamu akan diajarkan bagaimana cara menyelesaiakan permasalahan hidup
Mendirikan sebuah kekompakan
Mengeratkan sebuah tali pertemanan dan persaudaraan
Yang jelas kamu akan memahami sebuah kehidupan yang nyata
2. Bakti Pandu Suci Sejati
Karya: Dinar Uji Setyaningrum
Satu abad lebih sepuluh tahun
Kepanduan mu melekat erat
Dalam jiwa, sanubari mu
Praja Muda Karana
Simbol pengabdianmu
Perjuangan, pengabdian, dan pengajaran
Mengisi separuh hidupmu
Sebagai bentuk bakti suci
Pada negeri ini
Niatmu suci
Bakti pandumu sejati
Tuk menjunjung nilai luhur
Bekal anak cucu kita nanti
Sri Sultan, bapak pandu kami
Terima kasih atas semua jasa
Berkatmu kami memahami
Bahwa mencintai negeri
Adalah sebuah hal yang tak dapat diganti
Dengan materi...
3. Dirgahayu Pramuka
Pramuka
Engkau telah memberi pelajaran yang bermanfaat
Bagi para siswa dan siswi di negeri ini
Engkau sahabat alam yang mulia
Engkau tak pernah putus asa
Tak kenal kata menyerah
Semangatmu selalu membara
Tak pernah menyerah
Tak terasa sudah 62 tahun berlalu
Dan tetap membagikan ilmu
Yang akan kuingat selalu
Di masa depanku
4. Seindah Senyuman
Karya: Ajrin Syafri
Kokoh kuat megah indah
Kediamanmu wahai sang Raja
Tak pernah angkuh dalam lakumu
Tak pernah jumpa keraguan sikapmu
Senyuman indah selalu ada
Tanpa sekat menyapa jelata
Aku pramuka, kau mau bersua
Aku pramuka, kau mau bercengkerama
Lebih dari seabad, namamu kian hebat
Ratusan tahun, kagum ini tak pernah turun
Bapak Pramuka, pemberi semangat
Kak Sultan, engkaulah sang penuntun
Kakakku, alangkah rindunya kami
Kakakku, betapa kagumnya kami
Kakakku, senyummu selalu indah
Kakakku, wajahmu terngiang cerah
5. Pramuka, Cahaya Peradaban
Di alam bebas, mereka berjalan bersama,
Seragam cokelat, semangat yang membakar.
Pramuka, gerakan pemuda bangsa,
Bina diri, bakti pada tanah air.
Dalam rimba, mereka menjelajah,
Menelusuri jejak alam yang indah.
Knot-knot dan simpul, tali persaudaraan,
Di setiap langkah, terpatri niat suci.
Pancang, tenda, api unggun berkobar,
Cerminan semangat, semarak bakti.
Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega,
Lewati tahapan, jalin ikatan erat.
Dalam kebajikan, mereka bergerak,
Melayani, berbagi, cinta tanpa batas.
Pramuka, harapan bangsa yang gemilang,
Pemimpin masa depan, cahaya peradaban.
6. Aku Pramuka Sejati
Karya: Fitri Rindiani
Akulah pramuka sejati
Pakai baju coklat selalu dicuci
Siap merakit tenda dan tali-temali
Tidak pernah lupa mengenakan dasi
Akulah pramuka sejati
Tidak mau berdiam diri
Bersama-sama tapi berdikari
Berbasah keringat membanggakan negeri
Akulah praja muda karana sejati
Tidak sekedar hapal ucap janji
Dharma kubaktikan untuk negeri
Berbagai lencana dan segi tak terlalu peduli
Akulah tunas muda sejati
Diajar untuk saling menghargai
Ilmu didapat untuk diamali
Teman didapat pengalaman terpenuhi
Aku dan kamu adalah pramuka sejati
Kita terus berjuang dan berdoa tanpa henti
Bukan untuk diakui
Tapi demi kejayaan bangsa dan negeri
7. Langkah Pramuka
Di alam bebas, pramuka beraksi,
Berkemah merasakan indahnya alam,
Langkah pasti, semangat tak padam,
Penuh keceriaan, kami beraksi.
Prajurit alam, tanpa kenal lelah,
Membangun tenda, merajut persaudaraan,
Api unggun membara, semangat membara,
Bergandengan tangan, kita tak pernah sendiri.
Sarjana alam, belajar bertutur,
Mendaki gunung, menyusuri hutan,
Matahari terbenam, bintang berpendar,
Pramuka, pandu jalan menuju cita.
Layangkan panji, gemulai berkibar,
Berkarya untuk nusa, bangsa tercinta,
Siap sedia, bantu sesama,
Pramuka berjanji, setia dan berbakti.
Generasi penerus, terpatri dalam jiwa,
Kami pramuka, terus maju,
Pengabdian kami, untuk masa depan,
Indonesia jaya, pramuka ikut berperan.
Sederhana, tetapi mudah dihafalkan,
Puisi tentang pramuka, kami nyanyikan,
Bersama-sama, kita tingkatkan,
Semangat pramuka, abadi terkenang.
8. Prestasi Sejati
Karya: Fiorentina Majesty
Patriotik, itu ada padamu
Tahta untuk rakyat, kita sudah tahu
Bersahaja, hemat, cermat, tak ada yang ragu
Rendah hati, sudahlah tentu
Kau padukan budaya
Barat dan timur harmonis adanya
Sudahlah tentu kau berkuasa
Tapi tak pernah jumawa
Nilai luhur suci
Dalam pikiran dan hati
Tiada prasangka, tanpa iri dengki
Itulah prestasi sejati
Penuh keberanian
Kau bela kebenaran
Lewat lisan kau sampaikan
Melawan segala keburukan
9. Tunas Muda Pemersatu Bangsa
Tunas kelapa
Sebuah rasa jiwa bersahaja
Sejiwa tepat di dalam dada
Lindungi alam bumi persada
Tunjukkan aksi, tuntaskan misi
Senantiasa terpatri di dalam hati
Tegar, lantang, penuh dengan simpati
Menapak kuat, melaju pasti
Tunas muda adalah saksi
Generasi cakap, pembela negeri
Meneruskan janji pejuang suci
Membangkitkan rasa semangat bakti
Akulah Pramuka Indonesia
Siap dan sigap membela sesama
Membaur menebar cinta tanpa membedakan suku dan agama
Wahai tunas muda, Ibu pertiwi memanggil kita
Siapkah kita, menebar abdi, untuk bangsa
Karena kita, Pramuka Indonesia, perekat bangsa
10. Pandu Agung
Karya: Christenikke
Senja mulai tiba
Mengingatkanku tentang kenangan kota Yogyakarta
Akan pribadi yang luhur dan rendah hati
Yang takkan pernah lupa
Menghabiskan malam di bawah tenda
Merupakan kegemaran pribadinya
Menyempatkan diri memasak nasi goreng
Cerminan semangat kebersamaannya
Selalu teringat dalam benakku
Pada pribadi Pandu Agung
Yang mengajarkanku tentang banyak hal
Ketangguhan, kepribadian yang baik, aktif, dan keberanian
Pandu Agung melatihku di rumah Pramuka
Intelektual, spiritual, sosial, dan fisikku digembleng di sana
Dasa Darma dan Tri Satya adalah darahku
Yang mengalir dalam jiwa
Pejuang tanggung penuh wibawa
Pandu Agung sahabat alam nan mulia
Semangatmu telah membakar jiwaku
Baktiku untuk bumi pertiwiku
Demikian sepuluh puisi Hari Pramuka 2025 sebagai referensi bila ingin berpartisipasi pada lomba membaca puisi untuk memeriahkan salah satu peringatan nasional ini.