Nama Bandara di AS Resmi Diganti jadi Bandara Donald Trump
Nama bandara di AS resmi diganti jadi Bandara Donald Trump. Perubahan nama ini dilakukan setelah Rancangan Undang-Undang (RUU) terkait resmi disahkan. Ron DeSantis selaku Gubernur Florida menandatangani RUU tersebut pada Senin (30/3), setelah sebelumnya mendapat persetujuan dari legislatif.
Gubernur Florida, Ron DeSantis, telah menandatangani Rancangan Undang-Undang (RUU) yang mengubah nama Bandara Internasional Palm Beach menjadi Bandara Internasional Presiden Donald J. Trump. Perubahan nama dijadwalkan efektif mulai 1 Juli 2026.
“Bangga bisa memainkan peran kecil dalam mewujudkan hal ini. Terima kasih banyak kepada Gubernur DeSantis,” tulis Eric Trump melalui media sosial X, Rabu (1/4/2026).
Pemilihan nama ini berkaitan erat dengan sejarah hubungan Donald Trump dan kawasan tersebut. Saat menjabat presiden, Trump sering menggunakan bandara ini untuk mengunjungi resor pribadinya, Mar-a-Lago, yang hanya berjarak sekitar lima mil.
Nama Bendera di AS Resmi Diganti jadi Bandara Donald Trump
Pada bulan sebelumnya, Trump Organization melalui salah satu entitasnya telah mengajukan permohonan merek dagang untuk nama baru bandara tersebut. Persetujuan atas perubahan nama bandara, mendapat sambutan positif dari putra presiden, Eric Trump, yang menjabat sebagai Wakil Presiden Eksekutif di Trump Organization.
Di sisi lain, langkah penandatanganan RUU menuai kritik dari Fentrice Driskell selaku Pemimpin Demokrat di DPR Florida. Ia menilai kebijakan itu justru membebani pembayar pajak karena diperkirakan membutuhkan biaya hingga US$ 5 juta.
Driskell menegaskan bahwa di tengah meningkatnya biaya hidup bagi keluarga pekerja dan lansia di Florida, Partai Demokrat sebenarnya mendorong kebijakan yang berfokus pada penurunan biaya dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Namun, menurutnya, para pemimpin Partai Republik justru memilih mengalokasikan dana besar untuk mengganti nama bandara dengan nama presiden.
Upaya untuk mencantumkan nama Donald Trump dengan fasilitas publik bukan hal baru. Sebelumnya, pemerintahan Trump sempat mengusulkan kepada Chuck Schumer agar Bandara Internasional Dulles di Virginia dan Stasiun Penn di New York diberi nama Trump sebagai imbalan atas pendanaan proyek terowongan antara New York dan New Jersey.
Selain itu, Trump juga berupaya menempelkan namanya pada berbagai fasilitas dan program publik. Namanya tercantum di Kennedy Center dan Institut Perdamaian AS, bahkan dikaitkan dengan sejumlah program seperti obat-obatan diskon, rekening tabungan, hingga kelas kapal perang baru.
Baru-baru ini, Departemen Keuangan AS mengumumkan bahwa tanda tangan Trump akan dicantumkan pada uang kertas. Selain itu, sebuah komisi federal juga telah menyetujui desain koin emas peringatan 24 karat yang akan menampilkan gambar Trump untuk memperingati ulang tahun ke-250 Amerika Serikat.
Nama bandara di AS resmi diganti jadi Bandara Donald Trump, mencerminkan dinamika politik dan simbolisme yang semakin kuat dalam ruang publik Amerika Serikat. Di satu sisi, langkah ini dianggap sebagai bentuk penghormatan dan pengaruh besar sosok Donald Trump.