Suka Duka Perempuan dalam Berwirausaha

Pemerintah perlu memberikan dukungan bagi para perempuan di Indonesia dalam berwirausaha, misalnya memberikan insentif modal dan pinjaman bersubsidi.
Andrea Lidwina
8 Desember 2020, 09:01

Hasil riset Google menunjukkan perempuan Indonesia memiliki minat tinggi untuk berwirausaha. Dari riset bertajuk “Advancing Women in Entrepreneurship” diketahui sebanyak 49 persen responden saat ini sedang menjalankan wirausaha, dan 45 persen lainnya ingin mulai berwirausaha. Persentase tersebut merupakan yang tertinggi di Asia Tenggara.

Perempuan tertarik berwirausaha karena bisa meningkatkan pendapatan, memiliki waktu kerja yang fleksibel, dan mengembangkan hobi atau minat tertentu. Namun, mereka menghadapi sejumlah tantangan dalam memulai dan menjalankan usahanya.

Pertama, perempuan umumnya dibebankan kewajiban mengurus rumah tangga. Mereka rata-rata menghabiskan 5,6 jam per pekan lebih lama dari laki-laki untuk melakukan pekerjaan rumah. Kedua, akses modal terbatas karena lebih sulit mendapatkan pinjaman. Ketiga, kemampuan bisnis, seperti manajemen keuangan, pemasaran, dan digital, masih minim.

Karena itu, pemerintah perlu memberikan dukungan bagi para perempuan di Indonesia dalam berwirausaha. Misalnya, menyederhanakan biroktasi bisnis, memberikan insentif modal dan pinjaman bersubsidi, serta menyelenggarakan pelatihan bisnis.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.