Siapa Berani Lawan Mafia Migas (2)

Para kandidat Menteri ESDM dari kalangan profesional migas adalah Ari Soemarno Darwin Silalahi Lukman Machfoedz dan Triharyo Soesilo
Image title
Oleh
15 Agustus 2014, 10:28

KATADATA ? Sejumlah nama kandidat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral kabinet pemerintahan Joko Widodo - Jusuf Kalla mulai beredar di publik. Salah satu kriteria Jokowi dalam memilih kandidat tersebut adalah keberanian memberantas jaringan mafia migas.

"Yang menjadi Menteri ESDM harus memiliki leadership yang kuat, kemampuan manajerial, bersih dan berkomitmen kuat untuk memberantas mafia migas," ujar Presiden terpilih, Jokowi.

Sejauh ini, dari sejumlah nama yang mengemuka ke publik, beberapa di antaranya dianggap berani untuk memberantas mafia migas. Mereka berasal dari kalangan pemerintahan maupun dari para profesional yang menekuni industri minyak dan gas bumi, serta pertambangan.

Nama-nama yang kerap dianggap berani menghadapi mafia migas adalah Kepala Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4), Kuntoro Mangkusubroto serta mantan Ketua Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), Erry Riyana Hardjapamekas. (Baca: Siapa Birokrat yang Berani Lawan Mafia Migas (1))

Selain dari birokrat, sejumlah nama juga bermunculan dari kalangan profesional, seperti Ari Soemarno (mantan Dirut Pertamina), Darwin Silalahi (CEO PT Shell Indonesia), Lukman Mahfoedz (Dirut PT Medco Energi), Triharyo Indrawan Soesilo (CEO Supreme Energy).

Mereka merupakan orang-orang yang memiliki latar belakang luas di industri energi. Namun, mereka juga memiliki kelemahan. Keberanian para kandidat dari profesional dalam menghadapi mafia migas juga masih belum terbukti.

Sedangkan, satu nama lagi yang mengemuka adalah Tumiran, dosen UGM sekaligus anggota Dewan Energi Nasional. Tumiran kerap berbicara di media massa mengenai pentingnya perubahan kebijakan energi nasional, namun sejauh ini arahan Dewan Energi Nasional masih direalisaikan.

 

Reporter: Heri Susanto, Leafy Anjangi
Editor: Arsip
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.