Ditopang Iklan, Pendapatan Bhakti Rp 1,99 Triliun

Penulis:

Editor:

22/5/2013, 11.12 WIB

Selama empat bulan pertama 2013 PT Bhakti Investama Tbk BHITmembukukan pendapatan sebesar Rp 35 triliun

bursa saham
Agung Samosir|KATADATA
KATADATA

KATADATA ? Selama empat bulan pertama 2013, PT Bhakti Investama Tbk (BHIT), emiten di bidang investasi berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 3,5 triliun atau meningkat 24,1 persen dibandingkan posisi yang sama tahun lalu sebesar Rp 2,8 triliun.

Pendapatan media berbasis konten dan iklan merupakan kontributor terbesar yang mencapai  Rp 1,99 triliun atau 56,4 persen dari total pendapatan. Kemudian kontribusi pendapatan media berbasis pelanggan sebesar Rp 939,8 miliar (26,8 persen). Adapun sektor jasa keuangan dan pertambangan masing-masing menyumbang Rp 263,6 miliar (7,5 persen) dan Rp 192 miliar (5,5 persen).

Hingga April, perseroan yang beralih nama menjadi PT MNC Investama Tbk tersebut berhasil membukukan laba bersih Rp  407 miliar, meningkat 67,9 persen dari posisi April 2012 Rp 242 miliar. Ini menjadikan margin laba bersih (Net Income Margin/NIM) perseroan sebesar  11,6 persen naik dari tahun sebelumnya sebesar 8,6 persen.

Pertumbuhan kinerja keuangan tidak terlalu berdampak pada harga saham BHIT di lantai bursa. Pada perdagangan Selasa (21/5), saham BHIT ditutup mendatar di level Rp 560 per saham. Bahkan sejak awal tahun, harga saham BHIT cenderung fluktuatif di level Rp 485 ? 560.

Dibandingkan dengan kinerja PT Elang Mahkota Teknologi TBK (EMTK), emiten di bidang media, kinerja saham BHIT jauh lebih rendah. Sejak awal tahun, saham EMTK mengalami kenaikan sebesar 59 persen, sedangkan BHIT hanya 3,7 persen.

Secara fundamental pun kinerja keuangan BHIT lebih kecil, tingkat rasio laba bersih terhadap aset (RoA) perseroan pada 2012 sebesar 3,01 persen, sementara EMTK 37,62 persen. Begitupula dengan rasio laba bersih terhadap ekuitas (RoE) yang hanya 9,3 persen, sedangkan EMTK mencapai 58,35 persen. Adapun rasio harga saham terhadap laba BHIT mencapai 26 kali, lebih tinggi daripada EMTK yang hanya 17,17 kali.

Reporter: Redaksi

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan