Rencananya Presiden Jokowi akan meresmikan pembangunan bendungan ini.
Bendungan
Ilustrasi bendungan ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan bendungan Raknamo di Nusa Tenggara Timur akan segera rampung pada akhir bulan November mendatang. Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR Imam Santoso mengatakan saat ini proses konstruksi bendungan tersebut telah mencapai 98 persen.

"Raknamo mungkin akhir November (selesai pembangunannya)," kata Imam ditemui di Stadion GBK, Jakarta, Kamis (19/10).

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Dia memberitahukan rencananya peresmian Bendungan Raknamo akan dilakukan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada bulan depan. Bendungan ini merupakan bagian dari 49 proyek bendungan yang dimulai pembangunannya di era pemerintahannya. 

"Dulu juga yang memulai (pembangunan Raknamo) adalah beliau (Jokowi)," katanya. Raknamo merupakan proyek bendungan pertama yang diresmikan pembangunannya Jokowi, dua bulan setelah menjabat Presiden Republik Indonesia. Tepatnya pada 20 Desember 2014. 

(Baca: Kementerian PUPR Klaim 9 Bendungan Terbangun di Era Jokowi)

Selain Raknamo, Imam juga menargetkan bendungan lainnya, yakni bendungan Tanju di Nusa Tanggara Barat akan selesai pada awal Desember mendatang. Untuk progres pembangunan bendungan Tanju ini dirinya mengatakan saat ini sudah berada di angka 95 persen.

Ada pula bendungan yang masih terhambat, yakni Marangkayu di Provinsi Kalimantan Timur. Lokasi proyek bendungan ini berada di sumur gas yang dikelola oleh VICO. Imam menjelaskan hingga saat ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) masih mendesain bagaimana bentuk bendungan agar tidak mengganggu sumur gas tersebut.

"Bisa desain bendungan dibuat seperti cerobong atau dipindah pipanya. Tapi saya inginnya tahun ini beres desainnya," kata Imam.

Dia juga memastikan hanya Marangkayu yang berada di lokasi yang rawan. Sedangkan untuk pembangunan 48 bendungan baru lainnya dilakukan di tempat yang aman dan telah diperhitungkan secara matang. Memang sempat ada Bendungan Jambo Aye, karena berada di pipa gas Arun, Aceh.

Sedangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan pembangunan Bendungan Karian di Rangkasbitung, Provinsi Banten dapat diselesaikan satu tahun lebih cepat. Sebelumnya, pemerintah menargetkan proyek bendungan ini dapat diselesaikan pada 2020. 

Percepatan target ini diungkapkan Jokowi setelah meninjau langsung pekerjaan fisik bendungan tersebut beberapa waktu lalu. Dia pun langsung memberikan target agar Bendungan Karian bisa selesai pembangunannya pada 2019. "Setelah melihat di lapangan, pekerjaan bisa dipercepat," ujar Jokowi.

Artikel Terkait
"Ada Kanci-Pejagan dan Pejagan-Pemalang," ujar Desi
Akan ada 10 bandara dan 20 pelabuhan yang pengelolaannya akan dilepas ke BUMN dan swasta, bukan dijual.
“Jadi ada 3 rel, 2 yang existing dan 1 rel khusus untuk kereta semicepat,” kata Budi