PGN Bayar Akuisisi Saham Pertagas Mulai November

Penulis: Anggita Rezki Amelia

Editor: Arnold Sirait

Kamis 11/10/2018, 18.11 WIB

Sebagai tahap awal, PGN akan membayar setengah dari Rp 16,60 triliun pada November 2018.

PGN
Arief Kamaludin | Katadata

PT Perusahaan Gas Negara (PGN) akan membayar akuisisi saham PT Pertamina Gas (Pertagas) mulai November 2018. Ini mundur dari yang sudah ditetapkan yang 90 hari sejak perjanjian jual beli bersyarat (Conditional Sales Purchase Agreement/CSPA) diteken 29 Juni 2018.

Direktur Utama PGN Gigih Prakoso tidak membantah, mengacu CSPA itu seharusnya jadwal pelunasan adalah 29 September 2018. Namun, jika itu belum terlaksana, PGN bisa mendapatkan perpanjangan hingga 10 hari.

Akan tetapi, target tambahan waktu itu pun tidak bisa terpenuhi. Salah satunya karena masalah adminstrasi. "Kendala bukan pembayaran. Penyelesaian semua dokumen yang menjadi syarat untuk closing baru bisa selesai paling lambat akhir November 2018," kata Gigih kepada Katadata.co.id, Kamis (11/10).

Adapun, dalam perjanjian anyar tersebut, PGN wajib membayar kepada Pertamina sebesar Rp16,60 triliun untuk akusisi saham Pertagas. Besaran saham yang diakuisisi adalah 51% milik PT Pertamina (Persero).

Dari jumlah tersebut, PGN akan membayar setengahnya atau Rp 8,3 triliun di akhir November. Pembayaran tahap berikutnya, PGN akan menggunakan promissory note atau surat utang. Gigih mengatakan masa jatuh tempo surat utang berdurasi enam bulan.

(Baca: Alasan PGN Tak Akuisisi 100% Saham Pertagas)

Akuisisi Pertagas merupakan bagian dari pembentukan induk usaha (holding) Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Pembentukan holding BUMN Migas ini dimulai dari pengalihan saham seri B milik Negara di PGN ke Pertamina melalui inbreng. Ini mengacu Peraturan Pemerintah Nomor 6 tahun 2018 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan PT Pertamina.

PGN meyakini pengambilalihan Pertagas akan secara langsung memberikan nilai tambah strategis dan diharapkan dapat meningkatkan daya saing. Transaksi ini juga akan memberikan manfaaat yang signifikan bagi pelanggan dan seluruh pemangku kepentingan serta menegaskan komitmen Perseroan untuk berkontribusi pada pembangunan nasional.

Salah satunya, yaitu manfaat bagi perseroan yaitu memperkuat posisi sebagai badan usaha yang terdepan di bidang transmisi dan distribusi gas bumi. Menambah portofolio investasi Perseroan dan selanjutnya untuk masa mendatang.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha