Adopsi Super Komputer, Tokopedia dan UI Rilis Pusat Kecerdasan Buatan

Penulis: Desy Setyowati

28/3/2019, 18.03 WIB

Tokopedia mengklaim teknologi super komputer ini pertama kali diadopsi di Indonesia.

Tokopedia-UI
Tokopedia
Perusahaan e-commerce Tokopedia bekerja sama dengan Universitas Indonesia (UI) meluncurkan pusat pengembangan kecerdasan buatan (AI), yang diberi nama Tokopedia-UI AI Center of Excellence.

Perusahaan e-commerce Tokopedia bekerja sama dengan Universitas Indonesia (UI) meluncurkan pusat pengembangan kecerdasan buatan (AI), yang diberi nama Tokopedia-UI AI Center of Excellence. Keduanya pun mengadopsi teknologi  super komputer dari NVIDIA Indonesia.

Jenis super komputer deep learning yang digunakan adalah NVIDIA® DGX-1. Teknologi ini dilengkapi dengan unit pemroses grafis atau Graphics Processing Unit (GPU) NVIDIA® Tesla®V100 yang dirancang dengan struktur Tensor Core guna mempercepat kinerja AI.

CEO Tokopedia William Tanuwijaya mengklaim, teknologi super komputer deep learning ini pertama kalinya diadopsi di Indonesia. “Di Tokopedia, kami percaya bahwa teknologi seharusnya menjadi enabler yang memberdayakan masyarakat dan tidak menjadi disruptor,” ujar dia dalam siaran pers, Kamis (27/3).

(Baca: Rudiantara: Talenta Robotik Jadi Bekal Hadapi Bonus Demografi)

Super komputer ini juga menggunakan NVIDIA GPU Cloud Deep Learning Stack, yang diklaim sebagai versi teroptimal dari framework yang tersedia saat ini. Teknologi ini mampu melakukan pelatihan data empat kali lebih cepat dibanding sistem berbasis GPU lainnya.

William berharap, pusat pengembangan ini memotivasi para akademisi dan peneliti untuk menghadirkan solusi atas persoalan di masyarakat dan industri dengan menggunakan teknologi, khususnya AI. “Bayangkan suatu waktu, semua orang dapat memperluas bisnis dari manapun. Setiap konsumen di Indonesia dapat menerima produk yang mereka pesan di hari yang sama,” ujarnya.

(Baca: Tetra X Change, Startup Rekomendasi Saham Berbasis Kecerdasan Buatan)

Ia mencontohkan, salah satu solusi di industri e-commerce yang bisa diatasi dengan teknologi seperti logistik, manajemen risiko, keamanan siber, serta pembayaran. Selain itu, peneliti dapat mencari solusi untuk membantu pedagang menghasilkan dan memberikan layanan, serta produk yang lebih baik.

Rektor UI Muhammad Anis menyampaikan, Universitas memiliki tanggung jawab di dalam mencari solusi atas permasalahan dan tantangan yang dihadapi bangsa ini. “Diharapkan kolaborasi antara dunia pendidikan tinggi dengan industri ini dapat mencetak lulusan yang unggul dan siap berkompetisi secara global,” kata dia.

(Baca: Ekonomi Global Lesu, Minat Adopsi Teknologi Tetap Tinggi)

Dekan Fakultas Ilmu Komputer ( Fasilkom) UI Mirna Adriani menambahkan, dirinya berharap kolaborasi yang sarat dengan teknologi tingkat tinggi ini dapat menstimulasi semangat berinovasi bagi sivitas akademika UI.

Sementara itu, Director-SEA Region NVIDIA Ettikan Karuppiah mengatakan, perusahaannya berharap kehadiran super komputer ini mempercepat pertumbuhan industri teknologi di Indonesia. “Kami juga akan berbagi pengetahuan dan terlibat dalam pemeliharaan teknologi super komputer tersebut untuk mencapai tujuan bersama,” katanya.

Hadir pada kesempatan itu, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek dikti) Mohamad Nasir mendukung kehadiran Tokopedia-UI AI Center of Excellence ini. “Pusat pengembangan AI ini diharapkan bisa melahirkan putra-putri terbaik Indonesia yang mampu memberikan solusi bagi permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat ke depannya,” ujarnya.

 

Reporter: Desy Setyowati

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan