Pertamina Akan Tunjuk Mitra Kilang Balikpapan pada Oktober 2019

Penulis: Ratna Iskana

24/4/2019, 18.04 WIB

Masalah ketersediaan pendanaan jadi alasan Pertamina mencari mitra untuk proyek RDMP Balikpapan.

Pertamina akan menggaet mitra untuk proyek Kilang Balikpapan.
Katadata
Ilustrasi Kilang Minyak

Pertamina akhirnya memutuskan untuk mencari mitra untuk proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan atau kilang Balikpapan. Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia Pertamina Ignatius Tallulembang mengatakan Pertamina akan mengumumkan mitranya pada Oktober 2019.

Terdapat 70 calon mitra untuk proyek tersebut, namun sudah mengerucut menjadi sembilan calon mitra. "Oktober sudah dapat partner terpilih khususnya untuk equity partner," kata Ignatius di Jakarta, Rabu (24/4).

Menurut dia, Pertamina perlu mencari mitra untuk menyokong pendanaan. Selain itu, Pertamina harus menjaga rasio utang terhadap modal (Debt to Equity Ratio /DER) di angka 3,5 kali. Ini untuk menjaga kepercayaan bank dan kreditor lain.

(Baca: Kajian Lanjutan Kilang Bontang Perlu Waktu 2 Tahun)

"Kalau satu kilang ini saja, Pertamina mampu biayai 100%. Tapi ini masalahnya beruntun dan paralel, maka kalau Pertamina bangun sendiri berat," ujarnya. Pertamina menargetkan penyelesaian enam megaproyek kilang minyak hingga 2026, termasuk kilang Balikpapan pada 2023.

Pertamina memiliki beberapa kriteria mitra untuk proyek kilang Balikpapan seperti memiliki dana yang cukup besar dan mampu melakukan trading minyak. "Pendanaan Balikpapan itu project financial, pendanaan dengan pinjaman, kemudian ada yang equity dari finansial kami. Itu yang akan kami share," kata dia.

(Baca: Biayai Proyek Strategis, Pertamina Jajaki Kerja Sama dengan K-Sure)

Menurut Ignatius, kemungkinan mitra berasal dari Korea. Meskipun, pihaknya membuka peluang mitra dari negara lain. "Cuma karena kontraktornya Korea maka akhirnya pendanaan dari Korea dan bank-bank Korea yang siap danai, akan dikaitkan lagi dengan peralatan yang  kami beli, khusus Balikpapan itu Korea," kata dia.

Nantinya, jika sudah memiliki mitra, Pertamina akan membentuk perusahaan patungan dengan bendera Kilang Pertamina Internasional (KPI). "KPI ini lah yang akan ber-partner, jadi tidak langsung Pertamina," ujarnya.

Reporter: Ratna Iskana

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan