Pertamina Dukung Pemprov Jawa Timur Ajukan Banding Soal Kilang Tuban

Penulis: Verda Nano Setiawan

Editor: Agung Jatmiko

28/5/2019, 13.30 WIB

Terkait upaya Pemprov Jawa Timur ajukan banding ke MA, Pertamina mendukung dengan menyiapkan pengacara.

Pertamina, Pemprov Jawa Timur, proyek pembangunan kilang Tuban
Katadata | Dok.
Ilustrasi, kilang minyak PT Pertamina (Persero)

PT Pertamina (Persero) mendukung langkah pemerintah provinsi (Pemprov) Jawa Timur yang mengajukan banding ke Mahkamah Agung atas gugatan masyarakat terkait pembangunan kilang minyak Tuban.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia Pertamina Ignatius Tallulembang kala ditanya mengenai kelanjutan proyek pembangunan kilang minyak baru di Tuban, yang masih terkendala masalah lahan.

Ia menjelaskan, sebagai pihak yang memiliki kepentingan, maka Pertamina akan mendukung dan mengawal upaya banding yang dilakukan oleh Pemprov Jawa Timur.

Tallulembang memastikan Pertamina akan mendukung Pemprov agar proses tersebut berjalan dengan baik, salah satunya dengan menyiapkan pengacara.

"Kami siapkan pengacara untuk mengawal, karena ini kami yang punya proyek, kami yang punya kepentingan. Jadi, kami harus kawal, apalagi ini kepentingan bangsa dan negara," ujar Tallulembang di Kantor Pusat Pertamina, Senin (27/5) malam.

Ia juga menyebutkan, masyarakat yang kontra dengan proyek pembangunan kilang minyak Tuban semakin sedikit. Pasalnya, Pertamina sudah memberdayakan masyarakat sekitar untuk ikut terlibat dalam proyek.

(Baca: Proyek Kilang Tuban Pertamina Terganjal Pembatalan Izin Lahan di PTUN)

Sekadar info, proyek pembangunan kilang baru di Tuban sedikit terhambat karena masih terkendala masalah lahan. Penyebabnya, Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya memutuskan pihak tergugat, yakni Gubernur Jawa Timur dinyatakan kalah terkait izin penetapan lokasi (penlok).

Keputusan PTUN Surabaya tersebut sekaligus membatalkan penlok lahan eks masyarakat seluas 493 hektare untuk Kilang Tuban. "Izin penlok dinyatakan kalah, dan penlok dinyatakan batal," ujar Nicke dalam Rapat Dengar Pendapat di ruang Komisi VII, DPR RI, Selasa (14/5).

Permasalahan proyek pembangunan kilang Tuban ini juga sampai ke telinga Presiden Joko Widodo. Menanggapi penolakan warga tersebut, Presiden mengimbau agar segala aspirasi warga disampaikan ke kepala daerahnya baik Bupati maupun Gubernur.

"Yang penting dibicarakan kalau ada yang belum setuju, investasi itu untuk membuka lapangan pekerjaan,” kata Presiden Jokowi dikutip dari situs Sekretariat Kabinet, beberapa waktu lalu.

Proyek kilang Tuban termasuk satu dari dua kilang baru yang akan dibangun oleh Pertamina. Hingga akhir tahun lalu, Pertamina mencatat proyek kilang Tuban telah menyelesaikan bankable feasibility study (BFS), tender seleksi process licensor, basic engineering design (BED) dan front end engineering design (FEED).

(Baca: Pertamina Gelar Pelatihan Guna Serap Pekerja Lokal untuk Kilang Tuban)

Reporter: Verda Nano Setiawan

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan