IHSG Naik 0,57% Ditopang Sektor Infrastruktur dan Keuangan

Penulis: Happy Fajrian

9/7/2019, 18.00 WIB

Saham BCA dan Telkom paling signifikan menopang laju IHSG. Di sisi lain dana asing membanjiri pasar saham hingga Rp 800 miliar.

Karyawan melintas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Bursa Efek Indonesia, Jakarta. IHSG Selasa ditutup dengan kenaikan sebesar 0,57% ke posisi 6.388,32. Kenaikan IHSG salah satunya ditopang dana asing yang mengalir masuk dengan
ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN
Karyawan melintas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Bursa Efek Indonesia, Jakarta. IHSG Selasa ditutup dengan kenaikan sebesar 0,57% ke posisi 6.388,32. Kenaikan IHSG salah satunya ditopang dana asing yang mengalir masuk dengan deras hingga Rp 800 miliar.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) menutup perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa (9/7) dengan kenaikan sebesar 36,5 poin atau 0,57% ke posisi 6.388,32.

Kenaikan IHSG hari ini ditopang oleh sektor infrastruktur dan sektor keuangan yang masing-masing naik 1,34% dan 0,75%. Sementara itu dari delapan indeks sektoral lainnya, tiga sektor ditutup negatif yakni tambang 0,68%, konsumer 0,14%, dan aneka industri 0,08%.

Menurut data BEI, dari lima saham yang paling signifikan mendorong laju IHSG, dua diantaranya merupakan saham bank yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang naik 2,04% serta PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik 1,95%.

Sedangkan tiga saham lainnya yaitu PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) naik 1,87%, PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) naik 4,32%, dan PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) yang melesat 6,89%.

(Baca: Jababeka Terancam Gagal Bayar Utang Di Tengah Kinerja Keuangan Positif)

Total transaksi saham sepanjang hari ini tercatat mencapai Rp 7,72 triliun dari 18,98 miliar saham yang ditransaksikan sebanyak 491.393 kali oleh investor. Sebanyak 211 saham berakhir positif, 204 saham negatif, dan 143 saham lainnya tidak bergerak.

Kenaikan IHSG hari ini juga didukung oleh dana asing yang membanjiri pasar saham berkat beli bersih investor asing yang mencapai Rp 809,66 miliar di seluruh pasar, dengan Rp 735,67 miliar dilakukan di pasar reguler.

Saham-saham yang menjadi buruan investor asing hari ini yaitu saham TLKM yang diborong bersih hingga Rp 330,7 miliar, kemudian saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan pembelian bersih Rp 251,8 miliar, serta saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 95,5 miliar.

Perdagangan hari ini juga ditandai dengan masuknya empat emiten baru yang melantai di bursa. Keempat emiten tersebut yaitu PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk (LIFE), PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI), PT DMS Propertindo Tbk (KOTA), dan PT Eastparc Hotel Tbk (EAST).

(Baca: Tahun Depan, Diprediksi Sulit Jaga Rupiah di Bawah Rp 14.500 per US$)

Saham FUJI dan KOTA masuk ke dalam jajaran saham top gainers dengan kenaikan 70% pada penutupan perdagangan. Beberapa saham top gainers lainnya yaitu PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU) naik 10,17%, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) naik 9,78%, PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk (TAMU) 7,62%, INKP 6,89%.

IHSG Terbaik di Kawasan Asia

Dengan kinerja tersebut IHSG menjadi bursa saham dengan kinerja terbaik diantara bursa saham utama di kawasan Asia. Tercatat indeks Strait Times hari ini berakhir dengan koreksi 0,14%, Shanghai turun 0,18%, Hang Seng turun 0,76%, serta Kospi turun 0,59%. Sejalan dengan IHSG yaitu indeks Nikkei naik 0,14%.

Koreksi bursa saham Asia hari ini dikarenakan investor menakar kembali ekspektasi mereka terhadap seberapa besar The Fed akan menurunkan bunga acuannya akhir bulan ini.

(Baca: Morgan Stanley Turunkan Rekomendasi Berinvestasi di Pasar Modal Global)

Sebelumnya ekspektasi pasar cukup tinggi The Fed akan menurunkan bunga acuannya sebesar 50 basis poin. Namun dengan perkembangan positif data tenaga kerja non pertanian yang diumumkan Jumat lalu diperkirakan The Fed hanya akan menurunkan bunga acuannya sebesar 25 basis poin.

Akibatnya, bursa saham Amerika Serikat (AS) pada Senin (8/7) kemarin ditutup lebih rendah dengan Dow Jones turun 0,43%, S&P500 turun 0,48%, dan Nasdaq turun 0,78%.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha