Pertamina Resmikan BBM Satu Harga ke-163 di Dogiyai Papua

Penulis: Verda Nano Setiawan

Editor: Ratna Iskana

10/7/2019, 15.33 WIB

SPBU tersebut merupakan titik ke-34 dari 40 titik BBM Satu Harga yang akan dibangun Pertamina sepanjang tahun 2019.

pertamina, bbm satu harga
dokumentasi Pertamina
Pertamina resmikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) BBM Satu Harga di Distrik Mapia, Kabupaten Dogiyai, Papua, pada Selasa (9/10).

Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VIII Maluku – Papua meresmikan satu lembaga penyalur Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kompak di Kampung Bomomani, Distrik Mapia, Kabupaten Dogiyai Provinsi Papua pada  (9/7). Region Manager Retail Fuel Marketing VIII PT Pertamina, Fanda Chrismianto menjelaskan, SPBU tersebut merupakan SPBU BBM Satu Harga pertama yang hadir di wilayah Kabupaten Dogiyai.

SPBU tersebut pun menjadi perwujudan keadilan energi dan pemenuhan kebutuhan BBM masyarakat Kabupaten Dogiyai. Sebab sebelum ada SPBU Kompak, warga setempat harus membeli BBM dengan harga mulai dari Rp 10-15 ribu/liter di luar lembaga penyalur resmi. Sedangkan jika membeli dari lembaga penyalur resmi, warga harus menempuh jarak 30 kilometer (km).

“Titik BBM Satu Harga di Distrik Mapia merupakan wujud kehadiran negara untuk memberikan rasa keadilan dalam penyediaan energi khususnya bahan bakar minyak atau BBM sampai pelosok-pelosok daerah," kata Fanda dalam keterangan tertulis, Rabu (10/7).

(Baca: Ada Isu Kelangkaan, Pertamina Tambah Pasokan BBM di Kepri)

Dengan hadirnya SPBU tersebut, warga Distrik Mapia bisa membeli BBM dengan harga yang sama dengan di Jakarta, Surabaya, dan wilayah lain di Indonesia, yakni premium seharga RP 6.450/liter dan solar Rp 5.150/liter.  "Ke depannya kami juga akan memperkenalkan produk BBM jenis pertalite dan pertamax," kata Fanda.

Kepala Biro Hukum Kementerian ESDM Hufron Asrofi menyatakan, sejak dicanangkan pada 2016 lalu, total SPBU BBM Satu Harga sudah mencapai 163 titik dari total 170 titik yang ditargetkan pada tahun ini. "Titik BBM Satu Harga di Distrik Mapia ini merupakan lembaga penyalur ke-34 yang telah diresmikan dari total 40 titik di tahun 2019,” ujar Hufron.

Kepala Distrik Mapia, Yohanes Butu menyampaikan apresiasi kepada Pertamina, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas yang telah berupaya untuk menghadirkan BBM Satu Harga di wilayah Kabupaten Dogiyai, khususnya di wilayah Distrik Mapia. Dia pun berharap ada SPBU Kompak yang akan didirikan di wilayah Distrik Mapia yang memiliki sekitar 17 ribu penduduk tersebut. 

“Kami mewakili pemerintah Kabupaten Dogiyai sangat mengapresiasi kepada pihak Kementerian ESDM, BPH Migas dan juga  Pertamina yang telah mendukung program BBM Satu Harga di wilayah Distrik Mapia ini,“ ujar Yohanes.

SPBU Kompak CV. Eguwai Diti 86.988.09 di Kampung Bomomani merupakan titik BBM Satu Harga pertama di wilayah Kabupaten Dogiyai, Papua dan dikelola oleh Orang Asli Papua. Titik suplai berasal dari Terminal BBM Nabire dengan jarak tempuh sejauh kurang lebih 200 km dengan menempuh transportasi darat. Ada pun produk yang disediakan adalah premium dan solar dengan fasilitas penyimpanan masing-masing 30 drum.

(Baca: Kinerja 2018 Pertamina Tertolong Piutang & Subsidi BBM dari Pemerintah)

Reporter: Verda Nano Setiawan

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

VIDEO PILIHAN