Kontrak Baru Waskita Per Mei 2019 Baru 13% dari Target

Penulis: Ihya Ulum Aldin

Editor: Sorta Tobing

11/7/2019, 15.05 WIB

Proyek baru Waskita Karya tahun ini, antara lain renovasi Bandara Juanda, Masjid Istiqlal, Jalan Tol Becakayu Seksi 2A, dan Bandara Hasanuddin.

proyek Waskita Karya
Waskita KATADATA|Arief Kamaludin
PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) mencatat nilai kontrak baru (NKB) per Mei 2019 sebesar Rp 7,2 triliun.

PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) mencatat nilai kontrak baru (NKB) per Mei 2019 sebesar Rp 7,2 triliun. Perolehan ini ditopang oleh sejumlah proyek besar, seperti renovasi Bandara Juanda dan Masjid Istiqlal. Masing-masing nilai kontraknya Rp 623 miliar dan Rp 423 miliar.

Proyek baru lainnya yang dikantongi Waskita, yaitu Jalan Tol Becakayu Seksi 2A senilai Rp 773 miliar, Bandara Hasanudin Makasar Rp 422 miliar, dan Rest Area Tol Bakaheuni-Terbanggi Besar Rp 343 miliar.

Waskita Karya, menurut keterangan tertulis yang diterima Katadata.co.id, Kamis (11/7), menargetkan tahun ini mampu mendapatkan kontrak baru senilai Rp 55 triliun. Sampai dengan Mei lalu, capaiannya baru 13% dari target. Total kontrak yang akan dikelola perusahaan pada 2019, diperkirakan akan mencapai Rp 120 triliun.

Potensi arus kas masuk dari aktivitas operasional Waskita selama 2019 diperkirakan mencapai Rp 55 triliun. Arus kas itu berasal dari proyek turnkey Rp 26,5 triliun yang diharapkan selesai tahun ini, serta proyek konvensional Rp 29 triliun yang terdiri dari pekerjaan proyek berbasis progres.

(Baca: Menteri Rini Sebut Holding BUMN Infrastruktur Segera Terbentuk)

Di sisi lain, perseroan berpotensi memperoleh pengembalian dana talangan tanah sebesar Rp 7,8 triliun. Dengan demikian, tahun ini Waskita diperkirakan mendapatkan kas masuk sekitar Rp 63 triliun.

Target pendapatan usahanya sampai akhir 2019 diperkirakan mencapai Rp 54 triliun. Dengan begitu, laba bersih perusahaan berkode efek WSKT ini dapat mencapai Rp 4 triliun.

Pada Triwulan I-2019 lalu, pendapatan usaha perusahaan pelat merah ini senilai Rp 8,68 triliun. Capaian tersebut turun hingga 29,9% dari catatan periode yang sama tahun lalu Rp 12,39 triliun. Sementara, laba bersih mereka pada periode tiga bulan pertama tahun ini senilai Rp 716,24 miliar, turun hingga 52,89% dibandingkan periode yang sama 2018 senilai Rp 1,52 triliun.

(Baca: Gandeng Investor Lokal dan Asing, Jasa Marga Siap Akuisisi Tol Waskita)

Reporter: Ihya Ulum Aldin

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha