Alasan Pemprov DKI Jakarta Kaji Aturan Ganjil Genap untuk Sepeda Motor

Penulis: Antara

Editor: Yuliawati

2/8/2019, 15.40 WIB

Asap kendaraan bermotor menyumbang hampir 75% dari polusi udara di DKI Jakarta.

ganjil genap sepeda motor
Arief Kamaludin | Katadata
Iringan kendaraan mengantri dalam kemacetan di Jalan Protokol Sudirman-Thamrin, Jakarta. Pemprov DKI Jakarta mengkaji aturan ganjil genap untuk sepeda motor.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengkaji perluasan aturan ganjil genap untuk sepeda motor, tidak hanya bagi mobil. Rencana untuk menerapkan ganjil genap untuk sepeda motor, berdasarkan hasil evaluasi peraturan ganjil genap bagi kendaraan roda empat.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan dari evaluasi penerapan ganjil genap kendaraan roda empat, ternyata tak semua pemilik beralih ke kendaraan umum. Para pemilik mobil memilih menggunakan sepeda motor.

"Artinya, begitu ada pembatasan ganjil genap tidak semua ke angkutan umum, tapi beralih ke sepeda motor. Ini masih jadi perhatian khusus kami bersama," kata Syafrin, Jumat (2/8) dilansir dari Antara.

(Baca: Kendaraan di Atas 10 Tahun Dilarang Beroperasi di Jakarta Mulai 2020)

Asap kendaraan bermotor ini membuat polusi udara di Jakarta memburuk. Berdasarkan hasil kajian, kendaraan bermotor menyumbang hampir 75% dari polusi udara di DKI Jakarta.

"Pemprov DKI Jakarta fokus bagaimana melakukan pengendalian lalu lintas, sehingga polutan yang dihasilkan transportasi bisa kita tekan dan kualitas udara lebih baik," kata Syafrin.

Perluasan ganjil genap, menurut Syafrin Liputo, merupakan hal yang mendesak untuk dilakukan. Apalagi saat ini tengah memasuki musim kemarau yang berdampak pada gas buang kendaraan yang memperparah polusi udara.

(Baca: Polusi Udara Jakarta Buruk, Anies dan Jokowi Digugat di Pengadilan)

"Ganjil genap diperluas menjadi prioritas kita segera karena sekarang musim kemarau, dan itu berpengaruh gas buang kendaraan bermotor yang tidak langsung turun tapi berada di udara," ujarnya.

Namun, pihaknya masih melakukan kajian terkait waktu implementasi perluasan ganjil genap kendaraan bermotor di sejumlah wilayah DKI Jakarta.

"Oleh sebab itu, untuk perluasan ganjil genap bisa dipercepat, tapi ini masih kajian karena segala sesuatu harus berdasarkan kajian yang komprehensif namun kami prioritaskan di musim kemarau," katanya pula.

(Baca: Kendaraan Usia 10 Tahun Dilarang Operasi, Pembelian Mobil Akan Naik)

 

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

VIDEO PILIHAN