Incar Pasar E-Commerce, Kredivo Luncurkan Layanan Pembayaran Tercepat

Penulis: Abdul Azis Said

Editor: Desy Setyowati

20/8/2019, 17.45 WIB

Kredivo mengklaim pengguna hanya butuh 20 detik untuk menyelesaikan transaksi melalui layanan ini.

PT FinAccel Teknologi Indonesia (Kredivo) meluncurkan layanan pembayaran dengan cicilan di e-commerce yang diklaim tercepat, yakni zero-click checkout.
Kredivo
PT FinAccel Teknologi Indonesia (Kredivo) meluncurkan layanan pembayaran dengan cicilan di e-commerce yang diklaim tercepat, yakni zero-click checkout.

Perusahaan teknologi finansial pinjaman (fintech lending) PT FinAccel Teknologi Indonesia (Kredivo) mulai menggaet pasar e-commerce. Mereka pun meluncurkan layanan pembayaran dengan cicilan, yang diklaim paling cepat.

Fasilitas itu diberi nama zero-click checkout. Pendiri sekaligus CTO Kredivo Alie Tan mengatakan, layanan ini merupakan yang tercepat dibanding metode pembayaran lainnya.

Fitur ini sudah aktif di Tokopedia dan akan diimplementasikan di platform e-commerce lainnya secara bertahap. “Kami ada tiga mitra lagi yang mau terintegrasi (terkait zero-click) pada September,” katanya di UnionSpace, Jakarta, Selasa (20/8).

(Baca: Anak Usaha Telkomsel Suntik Modal Kredivo)

Setidaknya hanya butuh 20 detik untuk menyelesaikan transaksi. Hal ini mungkin dilakukan karena akun pengguna Kredivo terhubung dengan aplikasi e-commerce yang bersangkutan.

Untuk itu, pengguna tidak perlu memasukkan nomor ponsel, password ataupun kode One Time Password (OTP). “Mereka hanya perlu memilih metode pembayarannya di halaman mitra," kata Head of Product Kredivo Iswara Gozali. Hanya saja, sewaktu-waktu kode OTP akan diminta jika sistem menilai proses transaksi mencurigakan.

Sebelumnya, layanan pembayaran dengan cara dicicil yang disediakan Kredivo di e-commerce bersifat dua kali klik. Metodenya dimulai dari masuk ke akun Kredivo lalu memasukkan kode OTP. Kini, hal itu tidak lagi dilakukan.

Kredivo menggaet pasar e-commerce karena dinilai potensial. Laporan McKinsey ataupun Google dan Temasek memperkirakan pertumbuhan bisnis ini di Asia tenggara mencapai 30-50% dalam beberapa tahun ke depan.

Di satu sisi, Kredivo melihat adanya friksi dalam hal pembayaran. Berdasarkan catatan perusahaan, tingkat cart abandonment atau kondisi calon pembeli di toko online sudah memilih barang yang akan dibeli namun tidak jadi melakukan check-out transaksi di Indonesia termasuk yang tertinggi di dunia.

Untuk itu, Kredivo menyasar pasar tersebut. Fintech tersebut pun menyediakan empat tenor layanan bayar kemudian (paylater). Di antaranya sebulan, tiga bulan, enam bulan dan setahun. Pembayaran kurang dari sebulan tidak dikenakan bunga. Sedangkan yang lainnya diterapkan 2,95% bunga per bulan.

(Baca: 4 Hal yang Bikin Pengajuan Dana Cepat di Kredivo Ditolak)

Reporter: Abdul Azis Said (Magang)

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

VIDEO PILIHAN