Rupiah Melemah Efek Ketegangan Politik AS-Tiongkok soal Hong Kong

Penulis: Agatha Olivia Victoria

Editor: Yuliawati

16/10/2019, 18.36 WIB

Faktor eksternal mempengaruhi rupiah yakni rencana Tiongkok membalas kebijakan AS yang dianggap mencampuri urusan internal politik terkait Hong Kong.

rupiah, dolar, tiongkok, AS
Arief Kamaludin|KATADATA
Ilustrasi. Nilai tukar rupiah tertekan pengaruh ketegangan AS-Tiongkok.

Nilai tukar rupiah melemah 0,04% menjadi Rp Rp 14.171 per dolar Amerika Serikat pada penutupan perdagangan Rabu (16/10), berdasarkan data Bloomberg. Analis memperkirakan pelemahan rupiah karena dipengaruhi ketegangan hubungan politik AS dan Tiongkok.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR), rupiah melemah 47 poin dibanding kemarin, menjadi Rp 14.140 per dolar AS.

Analis PT Platon Niaga Berjangka Lukman Leong menilai, salah satu sentimen pelemahan rupiah datang dari pengaruh global. Tiongkok menganggap AS mencampuri urusan internal politik terkait Hong Kong.

"Dipengaruhi rencana Tiongkok akan membalas jika AS mengeluarkan Undang-Undang Hak Asasi Manusia dan Demokrasi Hong Kong," kata Lukman kepada Katadata.co.id.

(Baca: Rupiah Menguat Terdampak Aura Damai Negosiasi AS-Tiongkok)

Sebagai dukungan terhadap Hong Kong, parlemen AS membuat peraturan tegas terhadap Tiongkok. Peraturan pertama yakni membentuk Undang-Undang Hak Asasi Manusia dan Demokrasi Hong Kong.

Kedua, tentang Protect Hong Kong Act. Ketiga, berupa resolusi tidak mengikat yang mengakui hubungan Hong Kong dengan AS.

Keempat, sikap AS memuji Kanada terkait dengan permintaan AS untuk mengekstradisi Meng Wanzhou, chief financial officer Huawei Technologies Co Ltd, yang ditangkap di Kanada pada Desember lalu.

(Baca: Data Ekspor-Impor Tiongkok Lesu, Rupiah Melemah Tipis)

Keempat peraturan ini dibuat oleh Dewan Perwakilan AS dan telah disahkan oleh Dewan dengan suara bulat. Namun, peraturan ini masih harus disahkan lagi oleh Presiden AS Donald Trump.

Meski hubungan AS dan Tiongkok sempat mereda, Lukman menilai sentimen tersebut dikhawatirkan pasar. "Hal ini tentunya akan meredam potensi deal pada pertemuan Trump dan Presiden Tiongkok XI Jinping bulan depan," ujar dia.

Selain rupiah, beberapa mata uang Asia turut melemah. Dolar Hongkong melemah satu poin, dolar Singapura 0,12%, dolar Taiwan 0,11%, won Korea Selatan 0,23%, yuan Tiongkok 0,25%, dan ringgit Malaysia 0,05%.

Namun, ada juga mata uang Asia yang menguat. Yen Jepang menguat 0,21%. Lalu peso Filipina naik 0,12%, ada pun rupee India dan baht Thailand masing-masisng menguat 0,19% dan 0,13% dibanding dolar AS.

(Baca: Tiongkok Ingin Negosiasi Lagi Sebelum Teken Kesepakatan dengan AS)

 

Reporter: Agatha Olivia Victoria

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan