Sepanjang Hari Bergerak Fluktuatif, IHSG Berakhir Naik 0,19%

Penulis: Ihya Ulum Aldin

Editor: Happy Fajrian

16/10/2019, 17.31 WIB

IHSG sempat menyentuh level tertinggi hari ini di 6.183,58. Sedangkan level terendahnya di 6.143,84.

ihsg hari ini, ihsg naik, ihsg ditutup naik,
ANTARA FOTO/INDRIANTO EKO SUWARSO
Pegawai melintas di depan layar pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu (16/10) ditutup naik 0,19% ke level 6.169,69 setelah sepanjang hari bergerak fluktuatif.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Rabu (16/10) ditutup menguat sebesar 0,19% menjadi berada di level 6.169,59. Laju indeks dalam negeri sepanjang hari ini, sangat berfluktuasi.

IHSG dibuka naik, bahkan sempat menyentuh level tertinggi hari ini di 6.183,58 atau naik 0,41%. Namun, menjelang penutupan perdagangan sesi pertama, IHSG bergerak turun dan sempat menyentuh level terendah hari ini di 6.143,84 atau terkoreksi 0,23%.

Namun pada perdagangan sesi kedua hari ini, IHSG kembali berada di zona hijau, meski menjelang penutupan perdagangan hari ini IHSG kembali terkoreksi. Namun, IHSG berhasil berbalik naik atau rebound saat penutupan perdagangan sehingga ditutup di zona hijau.

Data perdagangan hari ini, volume saham yang diperdagangkan sebanyak 15,3 miliar saham, dengan nilai transaksi hingga Rp 8,89 triliun, dan dengan frekuensi 571 ribu kali. Sebanyak 188 saham tercatat berada di zona hijau, sedangkan saham yang terkoreksi sebanyak 218 saham, sementara saham yang stagnan sebanyak 140 saham.

(Baca: IHSG dan Suku Bunga Turun, Investor Institusi Bakal Serbu Obligasi)

Dari sembilan indeks sektoral, lima di antaranya ditutup terkoreksi. Koreksi paling besar terjadi pada indeks sektor pertambangan sebesar 0,68%. Saham penyumbang koreksi tersebut yaitu Adaro Energy (ADRO) sebesar 1,13% menjadi Rp 1.315 per saham. Lalu, Vale Indonesia (INCO) turun 2,45% menjadi Rp 3.590.

Kemudian Merdeka Copper Gold (MDKA) juga ditutup terkoreksi 1,17% menjadi Rp 6.350. Selanjutnya ada Aneka Tambang/Antam (ANTM) yang ditutup turun 2,54% menjadi Rp 960. Termasuk Indo Tambangraya Megah (ITMG) yang terkoreksi 2,5% menjadi Rp 12.675 per saham.

Sementara, sektor yang ditutup naik paling besar pada perdagangan hari ini yaitu sektor finansial yang naik 0,62%. Saham-saham yang menopang kenaikan sektor ini seperti Bank Central Asia (BBCA) yang naik 0,65% menjadi Rp 31.075 per saham. Lalu, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) yang naik 1,27% menjadi Rp 3.990. Bank Mandiri (BMRI) naik 0,76% menjadi Rp 6.625.

Saham Bank Negara Indonesia (BBNI) pun pada penutupan hari ini naik 1,40% menjadi Rp 7.250 per saham. Lalu, Sinarmas Multiartha (SMMA) ditutup naik 1,69% menjadi Rp 12.000. Termasuk Bank Danamon Indonesia (BDMN) yang naik 1,09% menjadi Rp 4.630 per saham.

(Baca: OJK Izinkan TPS Food Tambah Modal, Syarat: Laporan Keuangan 2017-2018)

Tercatat pula, investor asing melakukan aksi jual bersih pada seluruh pasar dengan nilai jual bersih Rp 195,56 miliar. Jual bersih tersebut disumbang oleh investor asing di pasar reguler dengan nilai jual bersih Rp 6,22 miliar. Sedangkan di pasar negosiasi dan pasar tunai, menjadi penyumbang paling besar dengan jual bersih senilai Rp 189,34 miliar.

Indeks di bursa-bursa Asia lainnya ditutup bervariasi. Sejalan dengan IHSG, Nikkei 225 Index ditutup naik hingga 1,20%. Lalu, Hang Seng Index juga ditutup naik 0,6%, indeks Strait Times pun bergerak positif dan ditutup naik 0,62%. Namun, indeks Shanghai pada perdagangan hari ini ditutup terkoreksi 0,41%.

Reporter: Ihya Ulum Aldin

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan